Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
ATSI ke BRTI: Jadi Regulator Jangan Terlalu Cinta atau Terlalu Benci

ATSI ke BRTI: Jadi Regulator Jangan Terlalu Cinta atau Terlalu Benci


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

Alexander Rusli (ash/detikINET)
Jakarta - Para operator yang tergabung dalam Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) juga memberi pesan kepada Anggota Komite Regulasi Telekomunikasi (KRT) yang menjadi punggawa Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) periode 2015-2018.

“Dari komposisi saya percaya pemerintah akan menempatkan orang-orang terbaik dan mengenal industri ini. Kami memang mengusulkan ada orang dari industri masuk BRTI agar bisa memahami iramanya,” ungkap Ketua Umum ATSI, Alexander Rusli di sela pelantikan BRTI di gedung Kominfo, Jumat (22/5/2015).

Dalam pelantikan yang berlangsung hari ini ada ‎sembilan anggota baru yang dilantik. Enam di antaranya muka baru dari kalangan publik dan industri. Sementara tiga sisanya merupakan perwakilan dari pemerintah.

Keenam nama dari publik itu adalah Agung Harsoyo, I Ketut Prihadi Kresna, Muhammad Imam Nashiruddin, Rolly Rochamd Purnomo, Rony Mamur Bishry, dan Taufik Hasan.

Sementara tiga anggota dari unsur pemerintah yakni Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kalamullah Ramli sebagai Ketua BRTI, Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos Informatika Muhammad Budi Setiawan, serta Staf khusus Menkominfo Dhanrivanto Budhijanto.‎

Dari sejumlah nama yang terpilih pernah bekerja di operator telekomunikasi, sehingga memunculkan isu independensi kala menjadi 'wasit' nantinya. ATSI pun menegaskan, hal ini bisa jadi krusial.

"Operator butuh independensi dari BRTI. Jadi regulator tak boleh terlalu cinta atau terlalu benci. Berat menjadi wasit itu,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sebelum menjabat sebagai anggota BRTI, sejumlah nama masih terikat dengan perusahaan lamanya. Misalnya, I Ketut Prihadi tercatat sebagai salah satu eksekutif di Elang Mahkota alias induk usaha SCTV dan Indosiar.

Sedangkan Imam menjadi Head Of Digital di Indosat. Namun keduanya, seperti ditegaskan oleh Menkominfo Rudiantara, telah mengundurkan diri dari perusahaannya saat efektif dilantik menjadi anggota KRT-BRTI.‎

(Achmad Rouzni Noor II/Ardhi Suryadhi)




Hide Ads