"Satu unit COMBAT dan mobil Pajero ini sekitar 400 juta rupiah," jelas Direktur Network Telkomsel Abdus Somad Arief di sela peluncuran COMBAT di Lapangan Tegalega, Bandung, Senin (18/11/2013). Dengan demikian, operator ini harus merogoh Rp 160 miliar untuk 400 unit.
Pemancar seluler bergerak ini memang disiapkan Telkomsel demi menyambut Natal 2013 dan Tahun Baru 2014 (NARU) di Indonesia. Operator ini tentu tak mau jaringannya anjlok karena kelebihan kapasitas, mengingat pelanggannya saat ini telah lebih dari 125 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"COMBAT bersifat temporer. Kehadiran COMBAT ini untuk antisipasi lonjakan trafik data, voice, dan SMS. Ini inovasi dari Telkomsel yang patut kita banggakan dan dijadikan sebagai mahakarya," ucap Abdus.
Sebanyak 400 unit COMBAT yang diluncurkan ini difokuskan untuk menjamin kualitas jaringan menjelang momen Hari Natal 2013 dan Tahun Baru 2014 agar tetap prima.
Lebih lanjut Abdus menuturkan, tema kesiapan NARU Telkomsel yaitu 'Melayani Negeri' sebagai wujud komitmen Telkomsel untuk memberikan layanan berkualtas kepada masyarakat Indonesia. Sedangkan sub temanya yaitu 'Best Network For Premium Services'.
"Istilah PREMIUM merupakan singkatan dari titik-titik utama yang menjadi perhatian Telkomsel jelang NARU yakni Public Services, Religious Events, Entertainment Events, Malls and Shopping Center, Indoor Events, Uniqueness dan Massive Crowd," jelas Abdus.
COMBAT dioperasikan Telkomsel sejak 2001 yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan jaringan seluler secara fleksibel, khususnya yang bersifat tidak tetap. Tower bergerak ini dialokasikan di seluruh wilayah Indonesia khususnya di lokasi-lokasi membutuhkan percepatan penggelaran jaringan namun kurang mendukung dari sisi ketersediaan lahan.
Acara peluncuran 400 unit COMBAT ini diresmikan langsung Direktur Utama Telkomsel, Alex Janangkih Sinaga. Turut hadir jajaran direksi lainnya serta disaksikan para mitra Telkomsel. Pada kesempatan yang sama, Tim Satgas NARU Telkomsel secara resmi dikukuhkan dan siap bertugas mengawal kualitas jaringan Telkomsel.
400 unit tower bergerak tersebut disebar ke empat area yang masing-masing 100 unit untuk Area 1 (Aceh-Lampung), Area 2 (Jabotabek-Jabar), Area 3 (Bali-Nusra), dan Area 4 (Kalimantan-Maluku-Sulawesi).
(bbp/rou)