Demikian dipaparkan oleh Director Device Division, ZTE Indonesia, Susanto Susilo, saat bekerja sama dengan Bakrie Telecom (btel) untuk memasok bundling smartphone Android yang mereka beri nama Hape Fantasy.
"Kami melihat kerja sama ini sebagai langkah awal yang bagus. Ke depan, ZTE akan terus mengembangkan jaringan seluler berbasis CDMA EVDO untuk pasar layanan data," katanya di Anomali, Setiabudi One, Jakarta, Kamis (8/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ponsel dengan banderol Rp 1,199 juta ini dilengkapi baterai 1.650 mAh dan motherboard yang ditanamkan chipset Snapdragon MSM 7625 dengan kecepatan 1 GHz dari Qualcomm.
Dengan memasok ponsel Android untuk CDMA ini, ZTE juga optimistis bisa tetap mempertahankan pangsa pasarnya di industri smartphone. "Menurut IDC, ZTE pada Q4-2012 ini naik peringkat menjadi produsen smartphone terbesar keempat di dunia," ucap Susanto.
EVP Data Business & Devices Bakrie Telecom, Satyadev Sarvaiya, juga berharap kerja sama antara pihaknya dan ZTE ini bisa membantu mendorong pencapaian target pelanggan data Esia dari 474 ribu menjadi 1,2 juta hingga 2,4 juta di akhir 2012.
"Kami tidak menargetkan jumlah unit penjualan, tadi dengan bundling Hape Fantasy ZTE ini bisa mendorong target data 10%-20% dari total pelanggan kami di Q3-2012 yang mencapai 11,98 juta," pungkasnya.
Dibundel dengan layanan data Esia Max-D, setiap pembelian Hape Fantasy akan mendapatkan bonus 18 GB yang dapat digunakan selama enam bulan.
Dengan top up pulsa minimal Rp 100 ribu akan mendapatkan bonus data sebesar 3 GB yang berlaku selama 30 hari dan pulsa Rp 100 ribu tadi juga dapat dipakai untuk voice call, SMS, dan lainnya.
Hape Fantasy ini akan tersedia di Gerai Esia Jakarta, Bandung, Surabaya & Yogya. Selain itu penyebaran smartphone ini juga akan didukung oleh jaringan distribusi Trikomsel, 100 unit Oke Shop, dan Global Teleshop.
(ash/ash)