Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Kuala Lumpur
Transformasi Bisnis XL: Menyulap Data Menjadi Revenue Generator
Laporan dari Kuala Lumpur

Transformasi Bisnis XL: Menyulap Data Menjadi Revenue Generator


- detikInet

Kuala Lumpur, Malaysia - Tahun 2012 akan menjadi milestone yang penting bagi Axiata Group Berhad dan anak usahanya, XL Axiata. Keduanya mulai akan mengubah transformasi bisnisnya demi memenuhi ambisi menguasai pasar telekomunikasi di regional Asia, 2015 nanti.

Menurut Dato' Sri Jamaludin Ibrahim, President and Group CEO Axiata Group Berhad, dalam tiga tahun ke depan ini, perusahaannya akan melakukan perjalanan penting mengubah transformasi bisnis dari kontributor utama suara jadi mengandalkan layanan data.

"Sekarang kami tengah coba membangun data revenue. Terus terang, data belum ada profitnya sekarang ini," kata dia di kantor pusat Axiata, di Kuala Lumpur, Malaysia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan ini dibenarkan Hasnul Suhaimi, Presiden Direktur XL. Menurutnya, Earning Before Interest Tax Depreciation & Amortization (EBITDA) layanan data baru berkisar 20% dengan nett income negatif minus 10%.

"Itu sebabnya, kami akan mengubah bagaimana data tidak hanya sebagai pipa penyalur, tapi sebagai product and services seperti m-payment dan m-commerce," kata Hasnul.

Meski belum profit, namun data di XL pertumbuhannya cukup signifikan. Naik 61% dibandingkan tahun sebelumnya. Kontribusi pendapatan layanan data terhadap total omset perusahaan juga naik menjadi 15% dibanding 10% pada tahun sebelumnya.

"Kami semakin yakin, di tahun-tahun mendatang, kontribusi ini akan semakin tinggi mengingat terus meningkatnya penggunaan layanan data oleh pelanggan. Apalagi, saat ini, lebih dari setengah dari total pelanggan XL telah menggunakan layanan data, bahkan trafik layanan data telah naik tiga kali lipat," kata Hasnul.

Berdasarkan laporan keuangan 2011, jasa data dari XL pada tahun lalu menghasilkan omset Rp 2,21 triliun rupiah. Hingga akhir 2011, pengguna layanan data XL berjumlah 25,5 juta atau 55% dari total pelanggan XL.

Trafik penggunaan data juga telah tumbuh 295% dari 2,7 Petabyte tahun lalu menjadi 10,6 Petabyte di tahun 2011.

Menurut Hasnul, optimisme XL pada masa depan layanan data juga didukung oleh kondisi bisnis layanan ini yang sangat kondusif secara industri. Penjualan smartphone di Indonesia terus meningkat pesat, bahkan sepanjang 2010 telah naik lebih dari 100% di banding tahun sebelumnya.

"Pertumbuhan pengguna mobile internet juga naik tinggi hingga 158% per April 2011 dibandingkan setahun sebelumnya. Sementara itu, dari sisi jumlah pengguna situs jejaring sosial paling popular saat ini yakni Facebook dan Twitter, Indonesia juga menduduki peringkat atas," katanya.

Untuk memperkuat posisi sebagai penyedia layanan data yang berkualitas sekaligus menjamin layanan kepada pelanggan, XL juga telah mempersiapkan sejumlah inisiatif.

"Dari sisi produk, kami akan menawarkan layanan-layanan data yang mampu memberikan best experience yang memuaskan bagi pelanggan. XL akan mengutamakan faktor manfaat pada setiap produk," kata Chief Operating Officer XL, Willem Lucas Timmermans.

XL, kata dia, akan menawarkan produk dengan tarif terjangkau sehingga semua segmen pelanggan XL bisa mengaksesnya. Layanan data XL juga akan bersifat simple dan sangat mudah dipakai.

Kemudian dari sisi konten dan aplikasi, XL juga akan menyediakan berbagai jenis konten dan aplikasi yang lebih menarik dan memiliki nilai tambah bagi pelanggan.

Selain itu, dari sisi kualitas layanan, XL juga akan terus melakukan upaya perbaikan untuk bisa memberikan layanan dan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan. "Better service and experience," kata Willem.

Diungkapkannya, pada sisi jaringan, XL akan mengalokasikan belanja modal tahun ini sebesar Rp 7-8 triliun, dimana lebih dari 60% akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur 3G dan data, termasuk membangun jaringan transmisi berbasis IP (internet protocol) secara masif, yang akan menopang layanan akses internet berkecepatan tinggi HotRod 3G+.


(rou/rns)







Hide Ads