penyelenggara layanan Tri (3) ini berharap setidaknya bisa menguntit ketiganya di posisi terbesar keempat.
Saat ini, Telkomsel telah membukukan jumlah pelanggan hampir 100 juta. Sementara XL dan Indosat, keduanya bersaing ketat di angka 40 juta lebih.
Sementara Tri mengklaim telah menjaring lebih dari 16 juta pelanggan sepanjang 2010 lalu. Saingan terdekatnya adalah Natrindo Telepon Seluler, penyelenggara Axis. Sedangkan Smartfren, gabungan dari Mobile-8 Telecom dan Smart Telecom baru mampu mendulang enam juta pelanggan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain membidik pelanggan baru, kami berharap pelanggan yang telah menggunakan operator lain juga ikut menggunakan Tri untuk menikmati tarif layanan voice yang lebih murah ataupun jaringan yang lebih bagus," kata Presiden Direktur Tri, Manjot Mann di kantornya, Menara Mulia, Jakarta Rabu (23/2/2011).
Tri baru saja menghadirkan program tarif telepon baru ke seluruh operator. Pelanggan Tri katanya bisa mendapatkan tarif gratis jika melakukan panggilan selama 30 detik terlebih dulu. Namun bila melakukan panggilan lebih lama, pelanggan dikenakan tarif Rp 15 per menit untuk sesama Tri atau Rp199 per 30 detik ke operator lain.
Β
General Marketing Product Tri Hermansjah Haryono mengatakan bahwa layanan voice call tetap memegang peran penting dalam pendapatan operator.
Β
"Voice adalah kebutuhan utama dan universal. Setiap orang perlu berbicara, terutama untuk mereka yang belum bisa baca tulis tapi memiliki ponsel," jelas pria yang akrab disapa Iman.
Β
"Ini kebutuhan yang tidak tergantikan. Selain itu dengan kontribusi lebih dari 50%, voice masih menjadi tulang punggung revenue industri ini," lanjutnya.
Β
Iman juga menjelaskan, meski durasi 30 detik terasa sebentar, namun dalam 30 detik pelanggan sebenarnya bisa melakukan percakapan pendek yang cukup lengkap.
Β
"Apalagi, secara statistik, 40% aktivitas pelanggan setiap harinya adalah melakukan panggilan pendek di bawah 30 detik," ujarnya.
Mustafa Kapasi, Head of Marketing Tri meyakini program terbarunya bisa menumbuhkan subscriber base baru demi menempatkan diri sebagai satu dari empat operator terbesar di Indonesia.
Β
"Dilihat dari pendapatan, mungkin Tri mendapat keuntungan lebih kecil dibandingkan operator lain, karena kami memberikan tarif lebih murah. Tapi, kami bisa menerima keadaan itu," paparnya.
Β
"Kami ingin menjadi satu dari empat operator terbesar di Indonesia. Tapi, untuk mewujudkannya, perjalanan kami masih panjang," lanjut Mustafa.
Tri tak menyebutkan berapa target pelanggan yang ingin diraih tahun ini. Namun untuk menunjang layanan pelanggan, perusahaan yang berinduk di Hong Kong ini telah memperkuat jaringannya dengan mendirikan lebih dari 3000 BTS. Tri kini memiliki lebih dari 12 ribu BTS di seluruh Indonesia.
(rou/rns)