"Jaringan XL tetap aman, masih dapat melayani pelanggan dengan normal," demikian dikatakan Head of Corporate Communication XL Axiata Febriati Nadira, lewat keterangan tertulisnya, Senin (30/8/2010).
XL memiliki jumlah infrastruktur base transceiver station (BTS) sebanyak 750 unit untuk 2G/3G di Sumatera Utara. BTS ini yang melayani hampir 2 juta pelanggan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, XL memiliki jaringan serat optik yang melalui Kabupaten Tanah Karo, sehingga tetap handal membantu komunikasi masyarakat.
Ia menambahkan, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap korban bencana alam tersebut, XL bekerjasama dengan Polres menyediakan fasilitas Telepon Umum Gratis (TUG) dan pembagian kartu perdana gratis.
Pada kesempatan ini, operator lain yang masih beroperasi normal ialah Telkomsel. Anak perusahaan Telkom dan SingTel iniΒ memiliki lebih dari 3.600 BTS di Sumatera Utara dan Aceh, sebanyak 133 BTS menjangkau daerah Brastagi, Kabanjahe, Sidikalang, dan Blang Kekeren.
"Tidak ada BTS yang mengalami gangguan. Secara umum coverage layanan masih berfungsi dengan baik," Vice Presiden Area Sumatera Telkomsel, Mirza Budiwan.
Untuk menjaga performansi jaringan team Network Operation Telkomsel terus menerus memantau perkembangan performansi jaringan.
Dalam keterangan lainnya, Vice President Public and Marketing Communication PT Telkom Eddy Kurnia mengatakan, pihaknya mendirikan Posko Siaga Bencana di Kantor Bupati Karo di Kabanjahe.
"Posko ini untuk membantu masyarakat maupun petugas yang memerlukan fasilitas telekomunikasi," ujar Eddy.
(rou/rou)