Seperti diketahui, setelah aksi perubuhan 16 BTS bersama yang digunakan tujuh operator di Kabupaten Badung beberapa waktu lalu, Depkominfo langsung meminta bantuan Depdagri untuk menegur sang penguasa wilayah pariwisata di Bali itu.
Hanya saja, fakta di lapangan berkata lain. Alih-alih menghentikan aksi main tebangnya tersebut, Bupati Kabupaten Badung Anak Agung Gde Agung sudah menegaskan bakal terus melanjutkan kebijakan tangan besinya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Koordinasi dengan Depdagri terus kita lakukan, tapi memang koordinasi tersebut gak bisa langsung turun ke bawah. Namun memang kuncinya ada di Depdagri," ujar Kabag Humas dan Pusat Informasi Gatot S. Dewa Broto kepada detikINET, Kamis (3/9/2009).
Pun demikian, lanjut Gatot, Depkominfo sejatinya ingin masalah ini dapat diselesaikan dengan cepat. Hanya saja, ini menyangkut hubungan lintas departemen yang tidak bisa selalu dikejar-kejar.
"Faktor trust kita pegang, lagi juga tidak bisa setiap hari harus mengejar-ngejar Depdagri menanyakan progresnya. Karena mereka kan banyak persoalan juga. Kita paling dapat update setiap dua minggu sekali. Update terakhir mereka sedang mengidentifikasi persoalan, itu seminggu yang lalu," pungkasnya.
(ash/wsh)