Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Telkomsel Butuh 8000 VSAT IP untuk Telepon Pedesaan

Telkomsel Butuh 8000 VSAT IP untuk Telepon Pedesaan


- detikInet

Jakarta - Operator Telkomsel membutuhkan 7000-8000 unit perangkat VSAT berbasis IP untuk melayani akses telekomunikasi desa tertinggal dalam program USO, khususnya di area luar pulau Jawa.

"Kami belum menentukan dari 18 vendor yang ikut tender siapa yang akan jadi pemenang," kata Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno, di sela peluncuran iPhone 3G, akhir pekan lalu di Pacific Place, Jakarta.

VSAT alias very small aperture terminal, akan digunakan untuk melayani daerah rural yang belum bisa dijangkau base transceiver stasion (BTS) Telkomsel. VSAT IP yang dinamakan Pico BTS ini, nantinya akan terhubung oleh transponder satelit milik Telkom. "Satu transponder bisa melayani 8000 VSAT IP."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Telkomsel telah memiliki lebih dari 25.000 BTS. Jika satu BTS bisa melayani ratusan ribu panggilan pelanggan secara bersamaan, namun tidak dengan VSAT. "Satu VSAT cuma bisa melayani satu sampai delapan pelanggan saja," jelas Sarwoto.

8000 perangkat VSAT tersebut, nantinya, akan disebar ke lima paket wilayah USO yang telah dimenangkan Telkomsel. Wilayah-wilayah tersebut meliputi NAD, Sumut dan Sumbar (paket 1), Sumatera bagian Tengah dan Selatan (paket 2), Kalbar, Kalteng, Kaltim dan Kalsel (paket 3), Bali, NTB dan NTT (paket 6), serta pulau Jawa (paket 7).

"Kami targetkan, April nanti sudah mulai roll out pertama. Mudah-mudahan, tahun ini semua area sudah bisa terlayani akses jaringan kami," tandas mantan kepala divisi infrastruktur Telkom itu.

(rou/ash)




Hide Ads