Selasa, 07 Okt 2008 13:50 WIB

Mobile-8 Terus Dilepas Harry Tanoe

- detikInet
Jakarta - Perusahaan multimedia PT Global Mediacom Tbk milik pengusaha Hary Tanoesoedibjo kembali melepas 22,79% kepemilikannya di PT Mobile-8 Telecom Tbk. Kini, saham perusahaan yang dulunya bernama Bimantara itu tinggal 28,21% saja di tubuh penyelenggara layanan seluler Fren dan nirkabel terbatas Hepi ini.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Global Mediacom (BMTR) menyatakan telah melakukan penjualan 2.211.793.500 saham (10,93%) pada 19 dan 22 September 2008, kemudian melepas kembali sebanyak 2.400.000.000 saham (11,86%) pada 25-26 September 2008.

Penjualan tersebut dilakukan di harga Rp 143 per saham. Harga yang sama ketika perseroan melakukan penjualan 3.199.601.000 saham (15,8%) perusahaan dengan kode FREN itu pada 1-8 Agustus 2008.

Sebelum melakukan serangkaian penjualan saham tersebut, kepemilikan BMTR di FREN sebanyak 13.519.895.988 saham (66,8%). Saat ini kepemilikan BMTR di FREN tersisa 28,21%.

"Tujuan penjualan saham ini adalah untuk mempertajam focus strategis di bisnis media," ujar Direktur Utama BMTR, Hary Tanoesoedibjo dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (7/10/2008).

Sayangnya hingga saat ini perseroan masih bungkam soal siapa pembeli saham FREN yang dilepas tersebut. Dalam keterangannya Hary hanya menyatakan bahwa transaksi dilakukan kepada beberapa pemodal. "Transaksi dilakukan pada beberapa pemodal," ujarnya.

Namun berdasarkan struktur kepemilikan saham FREN per 29 Agustus 2008, tercatat perusahaan bernama UOB Kay Hian Private Limited sebagai pendatang baru yang menguasai 13,9% saham FREN. (ir/rou)