Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Mengapa MacBook Neo Menggunakan Chip A18 Pro dan RAM 8GB?

Mengapa MacBook Neo Menggunakan Chip A18 Pro dan RAM 8GB?


Adi Fida Rahman - detikInet

Apples new entry-level Mac laptop, the MacBook Neo is on display during an event in New York City, U.S., March 4, 2026. REUTERS/Shannon Stapleton
Mengapa MacBook Neo Menggunakan Chip A18 Pro dan RAM 8GB? Foto: REUTERS/Shannon Stapleton
Jakarta -

Apple menghadirkan MacBook Neo sebagai laptop Mac paling terjangkau dengan harga mulai dari USD 599 atau kisaran Rp 10 juta. Perangkat ini menggunakan chip A18 Pro serta memori 8GB unified memory, dua spesifikasi yang menarik perhatian karena berbeda dari lini MacBook lain yang umumnya menggunakan chip seri M dan konfigurasi memori lebih besar.

Penggunaan chip A18 Pro menunjukkan pendekatan baru Apple dalam menghadirkan Apple Silicon ke perangkat Mac. Dengan memanfaatkan chip tersebut, Apple dapat membawa teknologi terbaru dari arsitektur Apple Silicon ke perangkat dengan harga yang lebih terjangkau.

Chip A18 Pro sebelumnya dikenal sebagai prosesor yang digunakan pada perangkat iPhone, namun Apple memastikan bahwa macOS tetap berjalan sepenuhnya pada MacBook Neo. Hal ini dimungkinkan karena arsitektur Apple Silicon dirancang secara scalable, sehingga sistem operasi macOS dapat berjalan konsisten di berbagai perangkat, mulai dari MacBook Neo hingga MacBook Air dan MacBook Pro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Dengan pendekatan tersebut, fitur-fitur seperti Apple Intelligence serta integrasi antarperangkat Apple tetap tersedia pada MacBook Neo, termasuk kemampuan continuity antara Mac, iPhone, iPad, dan AirPods.

Selain prosesor, konfigurasi memori 8GB juga menjadi salah satu spesifikasi utama perangkat ini. MacBook Neo menggunakan unified memory yang terintegrasi langsung dengan chip Apple Silicon, sehingga pengelolaan memori dapat dilakukan secara lebih efisien dibandingkan RAM tradisional.

Macbook NeoMacbook Neo Foto: Apple

Kata Apple, konfigurasi tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan mayoritas pengguna yang menjalankan aktivitas komputasi sehari-hari, seperti membuka banyak tab browser, menggunakan aplikasi produktivitas, serta menjalankan berbagai aplikasi secara bersamaan.

MacBook Neo diposisikan sebagai laptop yang cocok untuk penggunaan sehari-hari, termasuk untuk pelajar, pekerja, dan pemilik usaha kecil. Perangkat ini dirancang untuk menangani berbagai aktivitas produktivitas dasar tanpa memerlukan spesifikasi yang lebih tinggi.

MacBook NeoMacBook Neo Foto: Apple

Sementara itu, pengguna yang membutuhkan performa lebih besar untuk pekerjaan seperti pengeditan video tingkat lanjut atau produksi audio profesional , Apple menyarankan memilih perangkat dengan spesifikasi lebih tinggi, seperti MacBook Air atau MacBook Pro.

Dengan strategi ini, MacBook Neo menjadi pintu masuk baru ke ekosistem Mac, menawarkan teknologi Apple Silicon dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan lini MacBook lainnya.




(afr/afr)






Hide Ads