Setelah menjual menaranya nanti, XL kemudian akan menyewa kembali menara-menara tersebut demi kelangsungan bisnis telekomunikasinya. "Nantinya hasil dari penjualan menara akan digunakan untuk membiayai capex dan membayar kembali sebagian dari utang kami," lanjut Hasnul.
Sejak awal 2008, XL telah memulai bisnis menara dengan menyewakannya kepada operator lain. Untuk melaksanakan rencana penjualan tersebut, XL telah menunjuk PT Ujatek Baru selaku penilai independen untuk menilai harga wajar dari menara-menara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Punya unek-unek seputar operator telekomunikasi tanah air? Masuk saja ke detikINET Forum.
(rou/dwn)