Menurut pencatatan yang dilakukan University of Alabama Spam Data Mine (UAB), serbuan spam ke Georgia melonjak drastis seiring kondisi peperangan yang kian memanas di negara itu.
Isi spam tersebut tentunya menjanjikan informasi 'menarik' untuk memancing calon korban. Misalnya, terkait berita palsu di BBC yang memberitakan bahwa Presiden Georgia Mikheil Saakashvili adalah seorang yang homoseksual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahayanya lagi, lanjut Warner, masih banyak produk anti-virus yang masih belum mendeteksi virus ini. "Dalam sebuah pengujian yang kami lakukan pagi ini terhadap 36 anti-virus, hanya 4 produk yang mencurigai file ini," imbuhnya.
Rusia lagi-lagi dituding menjadi dalang serangan ini berasal, dengan beberapa server pelaku yang dianalisis berasal dari Negeri Beruang Merah tersebut. Namun, Warner menegaskan bahwa penyerangan tersebut tidak dilakukan oleh pemerintah Rusia, karena mereka menggunakan server yang berbeda.
Mau berdiskusi seputar spam, virus, spyware dan program jahat lainnya? Masuk saja ke detikINET Forum.
(ash/fyk)