Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Giliran Spam yang Menginvasi Georgia

Giliran Spam yang Menginvasi Georgia


- detikInet

Jakarta - Serangan yang menyerbu Georgia belum lah usai. Penjahat cyber kini mulai menginvasi Georgia dengan serbuan e-mail sampah (spam) ke negara yang tengah dilanda konflik dengan Rusia tersebut.

Menurut pencatatan yang dilakukan University of Alabama Spam Data Mine (UAB), serbuan spam ke Georgia melonjak drastis seiring kondisi peperangan yang kian memanas di negara itu.

Isi spam tersebut tentunya menjanjikan informasi 'menarik' untuk memancing calon korban. Misalnya, terkait berita palsu di BBC yang memberitakan bahwa Presiden Georgia Mikheil Saakashvili adalah seorang yang homoseksual.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan mengklik headline atau gambar di e-mail tersebut, bukannya membawa pengguna internet ke situs BBC melainkan ke sebuah halaman situs yang mengandung virus laden," ujar Gary Warner, Direktur Penelitian Forensik Komputer UAB, seperti dikutip detikINET dari Vnunet, Selasa (19/8/2008).

Bahayanya lagi, lanjut Warner, masih banyak produk anti-virus yang masih belum mendeteksi virus ini. "Dalam sebuah pengujian yang kami lakukan pagi ini terhadap 36 anti-virus, hanya 4 produk yang mencurigai file ini," imbuhnya.

Rusia lagi-lagi dituding menjadi dalang serangan ini berasal, dengan beberapa server pelaku yang dianalisis berasal dari Negeri Beruang Merah tersebut. Namun, Warner menegaskan bahwa penyerangan tersebut tidak dilakukan oleh pemerintah Rusia, karena mereka menggunakan server yang berbeda.


Mau berdiskusi seputar spam, virus, spyware dan program jahat lainnya? Masuk saja ke detikINET Forum.


(ash/fyk)







Hide Ads