Dikutip detikINET dari InformationWeek, Selasa (25/3/2008), Microsoft telah memperingatkan bahwa penjahat cyber bisa menyerang celah di Windows. Serangan ini salah satunya melanda dokumen Microsoft Word, yang bisa dipakai sebagai media untuk 'meracuni' komputer dengan program jahat.
"Jangan buka atau save file Word yang Anda terima dari sumber tak terpercaya atau yang tiba-tiba dikirimkan pada Anda," demikian peringatan Microsoft dalam situsnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Microsoft tak menyebut kapan akan menambal celah keamanan ini. Namun tak menutup kemungkinan, Microsoft akan menyertakan tambalannya dalam rilis update security bulan April 2008 mendatang.
Beberapa versi Word potensial terimbas masalah ini termasuk Word 2007, 2003, 2002 dan 2000. Namun ancaman serangan tak akan terjadi jika aplikasi dijalankan di Windows Vista atau Windows Server 2003 yang mana versi Jet Database Enginenya tidak didapati bug.
(fyk/fyk)