Adanya kasus ini diendus oleh Gynvael Coldwind, pakar komputer di situs Vexillium.org. Ia memposting sebuah video untuk mengilustrasikan masalah tersebut. Gangguan terjadi ketika dua browser populer tersebut menangani file '.BMP' atau bitmap.
Dengan adanya celah keamanan itu, file bitmap jahat pun bisa diciptakan para penjahat cyber. Tujuannya adalah untuk mencuri berbagai macam informasi dari memori browser yang terinfeksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan, dengan memakai Javascript, informasi yang didapat oleh penjahat cyber kemudian bisa dikirimkan pada remote server. Gangguan ini menimpa browser Firefox 2.0.0.11 serta versi-versi sebelumnya, dan juga versi beta dari Opera 9.50.
(fyk/fyk)