Pihak Adobe yang mendapat peringatan dari iDefense, kemudian langsung merilis update untuk menambal celah keamanan tersebut. Pengguna disarankan segera mengupgrade aplikasi Reader ke versi 8.1.2 di situs Adobe, untuk menghindari serangan yang mungkin terjadi.
Menurut iDefense, sudah banyak korban berjatuhan ketika membuka file PDF yang ternyata mengandung program jahat. Menurut pengamatan, eksploitasi celah keamanan di Adobe Reader ini sudah terjadi sejak bulan Januari lalu di mana serangan permulaan diluncurkan dari sebuah server di Belanda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut iDefense, program jahat yang merupakan varian dari 'Zonebac' Trojan tersebut cukup ampuh. Dinyatakan, program jahat ini mampu mengakali program anti virus, bahkan sampai membuatnya tak berfungsi.
(fyk/fyk)