Menurut salah satu penggiat blog Indonesia yang pernah menjadi Ketua Komite Pesta Blogger 2007, Enda Nasution, penyebabnya adalah kasus tersebut sudah terekspos oleh media internasional. Apalagi jika melihat track record Indonesia yang kerap di-black list untuk masalah carding.
Blog, dimata Enda, hanyalah sebuah tool layaknya sebuah pistol, yang bisa digunakan untuk hal yang positif ataupun sebaliknya. Namun jika ada satu blog yang berisi hal negatif, kita tidak bisa memukul rata semuanya. "Jadi tidak bisa dianggap karena 'nila setitik rusak susu sebelangga'. KIta kan juga gak bisa mengontrol semuanya," ujar Enda, ketika dihubungi detikINET, Selasa (15/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Enda berpesan bagi para blogger tanah air untuk tetap mendorong hal-hal yang positif dari ngeblog sebagai suatu suara baru Indonesia. "Bagi teman-teman blogger, yang memanggil dirinya blogger, ada norma-norma komunitas lah di dalam keterbukaan yang selalu kita bawa. Kalau ada blog yang negatif, ya biarkan saja, toh nanti ditutup juga," tandasnya.
(ash/wsh)