Internet Starlink Elon Musk Bisa Jebol Pakai Alat Cuma Rp 400 Ribu

ADVERTISEMENT

Internet Starlink Elon Musk Bisa Jebol Pakai Alat Cuma Rp 400 Ribu

Agus Tri Haryanto - detikInet
Kamis, 18 Agu 2022 16:11 WIB
Roket Falcon 9 SpaceX membawa satelit internet Starlink
Sistem Internet Starlink Dapat Dijebol Dengan Alat Kurang dari Rp 400 Ribu. Foto: Space.com
Jakarta -

Melalui SpaceX, Elon Musk gencar membangun proyek konstelasi satelit internet Starlink hingga jumlahnya ribuan di orbit Bumi. Namun rupanya, sistem pertahanan dari satelit tersebut mudah dijebol, bahkan dengan bantuan alat kurang dari Rp 400 ribu.

Satelit Starlink tersebut untuk menyediakan akses internet yang saat ini sudah menjangkau di 36 negara. Wahana itu disebut dapat dimanfaatkan di area pelosok yang tidak terjangkau oleh infrastruktur di daratan, seperti fiber optik.

Beberapa waktu lalu dalam konferensi terkait keamanan Black Hat di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), peneliti keamanan asal Belgia bernama Lennert Wouters memamerkan bagaimana dirinya dapat menembus sistem internet Starlink hanya bermodalkan papan sirkuit atau modchip buatannya sendiri seharga USD 25 atau kurang dari Rp 400 ribu.

Untuk dapat menjebol sistem internet Starlink, Wouters harus melepas parabola yang memungkinkannya memasang modchip khusus guna menggunakan suku cadang yang murah dan tersedia.

Setelah terpasang, papan sirkuit itu meluncurkan serangan injeksi kesalahan yang melewati sistem keamanan Starlink dan memungkinkan akses ke fungsi kontrol yang seharusnya tetap terkunci.

"Sebagai penyerang, katakanlah Anda ingin menyerang satelit itu sendiri. Kalian dapat mencoba membangun sistem buatan sendiri yang memungkinkan untuk 'berbicara' dengan satelit, tetapi itu cukup sulit. Jadi, jika ingin menyerang satelit, bisa melalui terminal pengguna karena itu lebih mudah," tuturnya dikutip dari Mashable, Kamis (18/8/2022).

Sebagai informasi, sistem Starlink terbagi ke dalam tiga bagian utama: satelit, gerbang yang mengirim koneksi internet, dan terminal pengguna yang disebut sebagai Dishy McFlatface. Dan, penelitian Wouters itu fokus pada Dishy McFlatface.

Disampaikannya kerentanan SpaceX tahun lalu dan perusahaaan membayarnya melalui program hadiah bug.

Starlink, sebagai tanggapan atas karya Wouters, menerbitkan PDF enam halaman yang menjelaskan bagaimana mereka mengamankan sistemnya bersama dengan pembaruan firmware yang membuat serangan lebih sulit.



Simak Video "SpaceX Luncurkan Roket Yang Berisi 53 Satelit Starlink Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT