Sebar Malware ke NASA, Hacker Rumania Diekstradisi ke AS

ADVERTISEMENT

Sebar Malware ke NASA, Hacker Rumania Diekstradisi ke AS

Anggoro Suryo - detikInet
Kamis, 21 Jul 2022 08:20 WIB
Ilustrasi malware
Foto: Dok. NordLocker
Jakarta -

Seorang pria Rumania dituduh mendistribusikan malware komputer yang menginfeksi lebih dari sejuta komputer di Amerika Serikat, termasuk milik NASA.

Mihai Paunescu, 37 tahun, dituduh menjalankan layanan hosting yang dipakai untuk mendistribusikan malware Gozi. Virus ini dipakai untuk mencuri informasi rekening bank sambil tetap bersembunyi di dalam komputer tanpa terdeteksi.

Paunescu ditangkap di Kolombia dan kemudian diekstradisi ke AS. Kemudian diadili di pengadilan federal di Manhattan, New York, Amerika Serikat, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (21/7/2022).

Menurut Jaksa Penutut Umum, Gozi adalah salah satu malware paling merusak secara finansial dalam sejarah. Total kerugiannya diperkirakan mencapai jutaan dolar AS.

Gozi pertama ditemukan pada 2007 dan menginfeksi setidaknya 40 ribu komputer di Amerika Serikat, termasuk 160 milik National Aeronautics and Space Administration (NASA).

Ia dikenakan berbagai pasal, antara lain melakukan intrusi ke sistem komputer dan berkonspirasi untuk penipuan bank. Paunescu sendiri sebenarnya sempat ditangkap di Rumania pada 2012, namun kemudian dibebaskan setelah membayar uang jaminan.

Selain Paunescu, pihak berwajib AS juga menangkap Nikita Kuzmin, pembuat malware Gozi yang berkewarganegaraan Rusia. Kuzmin mengaku bersalah secara diam-diam pada 2011 sebagai bagian dari bentuk kooperasinya.

Pada 2016, Gozi diwajibkan membayar uang ganti rugi terhadap para nasabah bank yang menjadi korban Gozi. Uang ganti rugi itu nilainya mencapai USD 6,9 juta, atau sekitar Rp 90 miliar dengan kurs saat itu (USD 1 = Rp 13.175), dan sebagai gantinya hukuman penjara Kuzmin akan dikurangi secara signifikan.

Kuzmin dipenjara sejak Agustus 2011, dan seharusnya dihukum penjara selama 84 bulan. Namun ia hanya menjalani hukuman selama 37 bulan dan kemudian dibebaskan karena banyak membantu proses penyelidikan.



Simak Video "Ledakan Misterius di AS, 3 Orang Tewas-39 Rumah Hancur"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT