Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
HP OPPO Laku Rp 59 Juta di Lelang KPK, Netizen: Yang Beli Motivasinya Opo?

HP OPPO Laku Rp 59 Juta di Lelang KPK, Netizen: Yang Beli Motivasinya Opo?


Dea Duta Aulia - detikInet

Paket berisi dua HP yang laku Rp 59,7 juta (dok. KPK)
Foto: Paket berisi dua HP yang laku Rp 59,7 juta (dok. KPK)
Jakarta -

Jagad media sosial diramaikan dengan isu terkait HP OPPO yang laku di lelang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) senilai Rp 59 juta. Banyak netizen yang mempertanyakan motivasi pembeli hp tersebut.

"Ada dua pertanyaan dari barang-barang bekas koruptor laknat ini: 1. Waktu itu, apa tujuan si koruptor beli Oppo? 2. Yang mau beli Oppo sampe 59 juta itu sopo yah? motivasinya opo?," tulis Kukuhya di akun X, dikutip, Rabu (18/3/2026).

Tweet dari Kukuhya pun mendapatkan respon beragam dari netizen lainnya. Bahkan tidak sedikit yang merasa heran dan aneh terkait pembelian HP OPPO dengan harga yang cukup fantastis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena oppo itu kalau dibolak balik tetap oppo.," tulis netizen lainnya IanSalim.

Tidak hanya itu, para netizen pun juga menaruh curiga dari isi hp OPPO yang di lelang KPK.

ADVERTISEMENT

"Di dalem HP nya ada file-file penting punya si koruptor yg bernilai lebih dari itu dan ga boleh kesebar/bocor. Apa itu? ldk. Mungkin video plus plus? atau mungkin data transaksi narkoboy kek di film-film," kata Just_Kucing.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemenang lelang sampai saat ini belum menebus barang tersebut. Pihaknya masih menunggu batas waktu untuk penebusan pembayaran dari pemenang lelang.

"Nah itu masih menunggu batas waktu ya untuk penebusan pembayaran dari pemenang lelang. Jadi proses lelang itu kan biasanya saling memberikan penawaran masing-masing pihak. Bisa juga tidak mau kalah gitu misalnya kan penawar sampai dengan harga di luar batas gitu misalnya," kata Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (17/3/2026) dikutip dari CNN Indonesia.

Kemudian terkait dengan dugaan harga yang tidak wajar, Budi mengatakan hal tersebut dapat saja terjadi mengingat hal tersebut berasal dari penawar yang rela membayar.

"Ya kalau dalam proses lelang tidak ada yang tidak mungkin kan gitu ya, sepanjang itu kan dari penawar. Kalau kita melihat histori lelang di KPK memang sering kali terjadi, harga yang misalnya limitnya ratusan ribu begitu ya, itu bisa laku terjual puluhan juta. Nah itu beberapa case lelang juga pernah terjadi. Kalau kawan-kawan ingat salah satunya adalah penjualan lelang kain kiswah ya, yang waktu itu juga nilai jualnya mencapai angka yang fantastis," tutupnya.

(anl/ega)






Hide Ads