Jeffrey Epstein ternyata pernah mengirim rentetan email kepada kepala staff Bill Gates. Dia meminta Gates membayar biaya hidup terduga selingkuhan sang co-founder Microsoft, Mila Antonova.
Antonova adalah pemain bridge asal Rusia yang dikatakan menjalin hubungan dengan Bill Gates sekitar 2010. Dari email Jeffrey Epstein yang merupakan predator seksual berbahaya, Antonova diklaim telah menerima dukungan finansial darinya selama bertahun-tahun. Epstein ingin Gates tahu.
Melansir Yahoo! News, informasi ini didapatkan dari email tanggal 30 April 2018 yang dikirim Jeffrey Epstein kepada kepala staf Bill Gates, Larry Cohen, menurut berkas yang dirilis oleh Departemen Kehakiman (DoJ) Amerika Serikat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Epstein disebut menampung Mila Antonova di salah satu apartemennya di Upper East Side selama seminggu. Kemudian, antara tahun 2013 hingga setidaknya tahun 2018, Epstein membantu mengurus visa Antonova, mengirimkan uang tunai kepadanya, menampungnya berulang kali di berbagai apartemen yang dimilikinya di Manhattan, dan membayar pendidikan pemrograman Antonova. Kemudian, Epstein merujuk pada pembayaran tersebut dan menekan pendiri miliarder Microsoft itu untuk mengganti uangnya.
Dalam salah satu percakapan, Epstein mengacu pada 'kesucian persahabatan'. Dalam email tanggal 29 Juli 2017 kepada Cohen, ia mengutip apa yang diklaimnya sebagai kata-kata Gates sendiri.
"Jika Anda dapat membantu menunda ini selama tiga tahun, itu seharusnya cukup," begitu kata Gates (menurut Epstein), yang kemudian diartikan sebuah permintaan tolong dari Gates untuk menyediakan tempat tinggal dan membiayai Antonova setelah hubungannya dengan Gates berakhir. Tiga tahun berlalu, Epstein menulis email kepada Cohen.
"Saya tahu Anda dan Bill memiliki pandangan yang sama dengan saya tentang kesucian persahabatan," tulisnya.
Sementara itu, pengacara Antonova mengatakan kepada Fortune bahwa kliennya tidak mengetahui upaya Epstein untuk menekan Gates. Dia mengatakan Antonova dengan naif menerima bantuan Epstein karena percaya bahwa Epstein benar-benar ingin membantunya.
Lima bulan sebelum ditangkap karena berkonspirasi untuk memperdagangkan anak di bawah umur pada tahun 2019, Epstein masih mengirim email kepada Gates meminta agar uangnya dikembalikan.
"Seperti yang selalu dikatakan Gates, dia menyesal bertemu dengan Epstein," tulis juru bicara Gates kepada Fortune.
"Berkas-berkas tersebut menunjukkan betapa luasnya upaya Epstein untuk masuk ke dalam kehidupan Gates -- baik secara langsung maupun melalui orang lain di lingkaran Gates -- dan bagaimana Epstein melanjutkan upaya ini bahkan setelah Gates berhenti bertemu dan berkomunikasi dengannya. Untuk memperjelas, Gates tidak pernah menyaksikan atau terlibat dalam perilaku terlarang atau ilegal apa pun," sambungnya.
Cohen, yang saat itu bukan hanya kepala staf Gates tetapi juga mitra pengelola di kantor pribadi Gates, Gates Ventures, tidak menanggapi permintaan komentar dari Fortune. Cohen sekarang berada di perusahaan modal ventura Biomatics Capital.
Pengacara Antonova mengkonfirmasi dalam surat kepada Fortune bahwa Antonova bertemu Gates di turnamen bridge pada tahun 2009 dan 'menjalin hubungan dengannya untuk beberapa waktu'.
(ask/ask)

