279 Juta Data Penduduk RI Diklaim Bocor dan Dijual Online

279 Juta Data Penduduk RI Diklaim Bocor dan Dijual Online

Tim - detikInet
Kamis, 20 Mei 2021 15:09 WIB
Businesswoman on plane using smartphone with graph on screen.Business technology and travel concepts ideas
Ilustrasi. Foto: iStock
Jakarta -

Data sebanyak 279 juta penduduk Indonesia diklaim telah bocor dan dijual secara online di forum hacker Raid Forums. Data bocor itu meliputi informasi yang cukup lengkap dari para penduduk Indonesia.

Informasi pribadi yang bocor meliputi NIK (Nomor Induk Kependudukan), nama, alamat, nomor telepon bahkan kabarnya juga jumlah gaji. Di linimasa Twitter, akun @ndagels menginformasikan kebocoran itu dan cukup bikin heboh para netizen.

Dalam penelusuran detikINET, Kamis (20/5/2021) data diunggah pertama kali oleh sosok dengan nama online kotz di Raid Forums. Belum jelas dari mana dia berhasil mendapatkan data-data itu.

Ia menyebut bahwa data bocor ini dijual dan disebut sebagai informasi pribadi lengkap. Disertakan pula sejuta sampel data untuk pengecekan.

"1 juta sampel data untuk tes. Seluruhnya 279 juta. 20 juta di antaranya punya foto pribadi," klaim dia.

Ketika diunduh, data itu besarnya sekitar 51 MB. Belum jelas apakah data ratusan juta penduduk Indonesia ini valid atau tidak. Ada netizen yang coba mengeceknya dan menyebut menemukan namanya sendiri.

"Data ini nyata, ada namaku. Tapi nomor hape masih data 2014," sebutnya. Ada pula yang tidak kaget. "Kan bukannya dari dulu udah dijual? Makanya ada SMS spam dan lain sebagainya," cetusnya.

"Pantas saja nomorku banyak yang menghubungi, dari pinjaman online, situs judi dan lainnya," kata yang lain.

"Saat berselancar di dunia maya, sejatinya data kita udah terbuka," demikian komentar lainnya dari para warganet di Twitter tentang isu data bocor ini.



Simak Video "Jadi Korban Kebocoran Data, Apa yang Harus Dilakukan?"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)