Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
India, Target Utama Para Spammer

India, Target Utama Para Spammer


- detikInet

Jakarta - Cepatnya pengadopsian teknologi baru di India memang berdampak besar bagi kemajuan negara itu. Namun, kehadiran teknologi justru membuat sebagian pengguna PC (personal computer) merasa terancam.India kini menjadi sasaran utama para spammer. Menurut laporan, pengguna PC merasa kesulitan menanggulangi tingginya spam yang masuk ke negeri tari perut itu. Perusahaan keamanan e-mail MessageLabs mengatakan 91 persen dari trafik e-mail yang dikirimkan ke pengguna PC di India adalah spam. Bahkan laju kemajuan teknologi sudah melampaui pertumbuhan kesadaran akan pentingnya keamanan."Teknologi tengah mem-booming di India. Tapi sistem keamanan sepertinya kurang diperhatikan sehingga dijadikan sasaran eksploitasi," kata Paul Wood, Analis Keamanan MessageLabs.Sebagian besar e-mail 'sampah' tercatat berasal dari Amerika Serikat. Menurut MessageLabs, para spammer Amerika kini sudah memindahkan target operasi mereka ke luar negeri.Wood menegaskan, perusahaan Amerika memakai layanan host di negara lain yang undang-undang spamnya lemah. Kemungkinan memakai server di Amerika Selatan atau Internet Service Provider (ISP) di Cina. Hebatnya, komunikasi antara spammer dan server bisa dienkripsi, sehingga provider tidak tahu server mana yang sedang dipakai spammer.Selama Februari, MessageLabs melaporkan bahwa United Arab Emirates memiliki laju pengiriman virus tertinggi. Perbandingannya, satu virus diterima oleh 13,9 e-mail. Demikian diberitakan CnetNews dan dikutip detikINET, Kamis (02/03/2006). (dwn) (ien/)





Hide Ads
LIVE