Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
KBRI Malaysia Bantah Situsnya 'Diputihkan' Karena Kasus Korupsi

KBRI Malaysia Bantah Situsnya 'Diputihkan' Karena Kasus Korupsi


- detikInet

Jakarta - KBRI Malaysia membantah 'pemutihan' situsnya terkait dengan kasus dugaan korupsi. Lalu kenapa situs itu yang jadi sasaran?Sekretaris II Politik KBRI Malaysia, Mudzakir, ketika dikonfirmasikan melalui instant messaging kepada detikinet, Rabu (11/01/2006), mengklaim situs yang beralamat di http://www.kbrikl.org.my/ tidak ada kaitannya dengan dugaan korupsi yang terjadi di kubu KBRI Malaysia."Menurut Mas Eka gak ada kaitannya dengan kasus korupsi di KBRI," kata Mudzakir. Eka atau lengkapnya Eka A. Suripto yang disebutkan Mudzakir merupakan Sekretaris I Penerangan. Menurut Mudzakir, Eka-lah yang turut bertanggungjawab dengan keberlangsungan situs KBRI itu.Lalu kenapa situs itu yang jadi sasaran? "Itulah yang sedang ditelusuri Mas Eka, karena di website KBRI sebenarnya lebih banyak informasi untuk masyarakat RI seperti berita-berita aktual dan info-info kekonsuleran seperti mengurus paspor," jelasnya.Namun hingga berita ini diturunkan, pihak KBRI Malaysia mengaku masih belum bisa melacak hacker yang mengubah wajah situs itu dan apa motif di balik itu semua. Mudzakir juga mengatakan bahwa kejadian ini bukan yang pertama kalinya menimpa situs KBRI Malaysia. "Ini kedua kalinya situs itu di-hack, pertama pada dua bulan lalu," kata Mudzakir yang mengutip keterangan Eka padanya.Seperti dikatakan olehnya, situs KBRI Malaysia itu diserang oleh hacker asal Amerika Latin dan tanpa motif apa pun. Pihak KBRI Malaysia menduga dari negara itu karena bahasa yang dipakai menggunakan Bahasa Spanyol. Dibilang tanpa motif karena pihak KBRI merasa tidak menemukan kesulitan berarti ketika membersihkan 'buah karya' hacker impor itu. "(Hacker Amerika Latin itu) iseng saja, (jadi) mudah membersihkannya," katanya.Saat berita ini diturunkan, situs KBRI Malaysia itu sudah kembali 'berwarna' seperti sediakala. Sebelumnya situs itu sempat 'memutih' dan hanya dibubuhi tandatangan oleh sang hacker yang berbunyi "HACKED BY KESEPIAN INDONESIA 1ST LINK!!".Keterangan Foto : (Atas) Situs KBRI Malaysia yang terkena deface atau permak tampilan. (Bawah) Situs KBRI Malaysia yang sudah kembali normal. (rouzni/)




Hide Ads