Hacker Serbu Situs Amal
- detikInet
Jakarta -
Komisi Dana Amal Inggris memperingatkan anggotanya untuk tetap berjaga-jaga dan berhati-hati terhadap penipuan online. Pasalnya para hacker jahat berhasil menjebol sistem keamanan online milik Dana Amal kristiani dan mencuri detil pribadi para donatur.Komisi tersebut mengaku 2.000 detil data anggota dari para donatur untuk program Aid to the Church in Need berhasil disingkap oleh hacker. Bahkan sejumlah donatur telah dihubungi hacker guna mendapatkan uang mereka.Karena kejadian itu, komisi dana amal Inggris akhirnya menutup situs tersebut. Mereka juga memperingatkan para donatur, serta melaporkan kejadian itu kepada polisi."Kami semua sangat terkejut. Terlepas dari masalah dana yang terkumpul, perhatian kami justru tertuju pada identitas donatur yang dicuri," ujar Neville Kyrke-Smith, Direktur Nasional Aid to the Church in Need Inggris seperti dikutip detikinet dari Vnunet Rabu (14/12/2005).Sementara itu Chief Executive Charity Commission, Andrew Hind, menambahkan seharusnya situs ini aman dari gangguan hacker. Pasalnya, situs tersebut menggunakan koneksi enkripsi yang aman untuk memindahkan dan menyimpan data. Andrew mengimbau agar semua donatur yang ingin menyalurkan sumbangannya secara online, memeriksa keamanan situs mereka dan memastikan bahwa mereka terhindar dari ulah usil hacker dan tukang tipu dunia maya.
(ien/)