Zoom Minta Bantuan Mantan Bos Keamanan Facebook

Zoom Minta Bantuan Mantan Bos Keamanan Facebook

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 09 Apr 2020 15:13 WIB
zoom
Zoom Minta Bantuan Mantan Bos Keamanan Facebook. (Foto: Zoom )
Jakarta -

Zoom Video Communications Inc merekrut mantan Chief Security Facebook, Alex Stamos sebagai penasihat mereka terkait keamanan dan privasi pada platform video konferensi miliknya.

Dikutip dari Business Insider, Alex Stamos pun membenarkan dirinya akan bekerja dengan Zoom sebagai konsultan untuk membantu aplikasi video conference tersebut meningkatkan keamanan dan privasi layanannya.

Langkah ini dilakukan Zoom mengingat platformnya saat ini tengah disorot terkait dengan masalah privasi dan keamanan para penggunanya. Sejumlah lembaga pemerintahan, lembaga pendidikan, dan perusahaan saat ini mulai melarang penggunaan Zoom karena dinilai tidak aman.

Stamos mengatakan CEO Zoom Eric Yuan menghubunginya pekan lalu, setelah dirinya memposting serangkaian tweet yang merinci langkah-langkah yang bisa dilakukan Zoom untuk mengatasi masalah keamanannya.

Dalam tulisannya yang diposting di blog Medium, Stamos merinci keputusannya bergabung dengan Zoom sebagai konsultan eksternal karena dirinya tertarik ditawari kesempatan untuk mengulik tantangan teknis.

Alex StamosMantan Chief Security Facebook Alex Stamos. Foto: Business Insider

Selain itu, Zoom saat ini juga telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari banyak orang, karena masyarakat di berbagai negara diharuskan bekerja dan sekolah dari rumah selama masa pandemi berlangsung.

"Untuk berhasil menskalakan platform video 'berat' tanpa downtime, secara harfiah belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah internet. Jelas bagi banyak orang yang bekerja pada sistem skala produksi, bahwa ada sesuatu yang istimewa terjadi di Zoom saat ini. Dan tantangan keamanan terkait dengan hal ini sangat menarik," tulisnya.

Zoom sendiri terbilang cepat merespons keadaan. CEO Zoom Eric Yuan langsung mengambil sejumlah langkah untuk membenahi layanannya. Dia bahkan secara terbuka meminta maaf kepada para pengguna karena telah lalai dalam memperhatikan privasi dan keamanan di layanannya.

"Kami bergerak terlalu cepat dan kami salah langkah. Kami telah belajar dari pengalaman dan kami mengambil langkah untuk fokus pada privasi dan keamanan," ujarnya.



Simak Video "Messenger Rooms Facebook Ancam Eksistensi Zoom"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)