Trojan Jadi Lebih Bermoral?
- detikInet
Jakarta -
Trojan yang biasanya menjalankan aksi-aksi merugikan dan kerap menjadi momok bagi pengguna Internet, kini malah menampilkan pesan peringatan Alquran untuk ganggu akses ke situs porno. Jadi lebih bermoral?Disinyalir Trojan 'berdakwah' untuk pengguna Internet yang berjelajah di situs porno. Para ahli keamanan mengeluarkan peringatan setelah mendeteksi adanya Trojan jahat yang mencoba mengganggu aktivitas penjelajahan situs dewasa dengan menampilkan pesan dari Alquran.Kuda troya itu bernama Yusufali-A Trojan. Yusufali-A mengawasi pengguna internet lewat kolom judul yang ada pada window aktif. Jika Trojan terkait menemukan kata kunci seperti 'teen', 'xx', 'sex' atau 'penis', maka Trojan akan meminimalkan window agar pengguna tidak bisa melihat konten. Malahan pengguna akan disuguhkan tampilan pesan dariAlquran.Pesan yang sebagian ditulis dalam Bahasa Arab tersebut juga mengandung teks bahasa Inggris. Pesannya sebagai berikut:"Yusufali: Ketahuilah, bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan mohonlah pengampunan untuk kesalahanmu. Dan bagi laki-laki dan wanita yang percaya, Allah tahu bagaimana Anda berpindah-pindah dan bagaimana kelakuan Anda di rumah"."Trojan ini tidak seperti malware lain. Sekilas tampak bahwa trojan ini tidak mencoba mencuri uang atau informasi rahasia, tetapi malahan bertindak sebagai seorang wali moral karena menghalangi pengguna melihat situs porno," papar Graham Cluley, Konsultan Teknologi Sophos seperti dilansir Vnunet yang dikutip detikinet Selasa (6/9/2005).Menanggapi hal ini, Cluley juga beranggapan bahwa bisa saja trojan membuat kesalahan. Semisal, bukan hanya situs porno saja yang terblok, tetapi juga situs kedokteran atau situs sosial yang didisain untuk anak belasan tahun.Yusufali-A terus menampilkan pesan jika situs yang berkaitan dengan pornografi terbuka. Selang tak berapa lama, trojan terkait akan menampilkan pesan berupa suatu fungsi dengan label 'For Exit Click Here'.Begitu mouse berpindah, peringatan yang sebelumnya berubah jadi bar vertikal bertuliskan 'OH! TIDAK Saya terkurung'. Selain itu kotak tersebut juga berisi button LogOff, ShutDown dan Restart. Sebetulnya semua button menyebabkan komputer nantinya harus logout."Kemungkinan trojan ini dibuat sebagai lelucon, atau sebagai percobaan serius untuk menghilangkan kebiasaan pengguna internet," tandas Cluley.Selain itu, Cluley pun menghimbau apapun alasannya, pengguna komputer sebaiknya melindungi sistim mereka dengan software antivirus terbaru, program tambalan keamanan dan firewall yang tepat.
(ien/)