Duuh, Virus Juga Serang Komputer Mobil
- detikInet
Jakarta -
Benar-benar tak pandang bulu, yang namanya virus selalu berusaha menginfeksi sistim komputer. Di mobil sekalipun, tidak berarti sistim komputer aman dari ancaman virus. Waspadalah...Maksud hati ingin memberi kenyamanan akses informasi dan multimedia dikala berkendara, itu sebabnya banyak perusahaan mobil yang menyertakan sistim komputer di dalam mobil produksi mereka. Tapi menurut analisa, sistim komputer ini juga berisiko jadi incaran para hacker usil. Perusahaan pembuat mobil dan para analis keamanan mengatakan, para hacker kini makin berminat untuk membuat virus untuk peralatan wireless yang ditempatkan pada sistim komputer auto. Risikonya, perangkat tersebut bisa terinfeksi dan tidak menjalankan fungsinya dengan normal.Perusahaan pembuat mobil biasanya menyertakan komputer yang memungkinkan pengendaranya memutar lagu-lagu MP3 dan atau berinternet dengan koneksi dari ponsel. Tanpa disadari, mereka juga telah membuat kendaraan mereka mudah diserang dengan virus yang menular antar perangkat melalui teknologi Bluetooth. Sampai saat ini memang belum ada contoh kasus yang menyatakan hal ini terjadi. Meski begitu, CNN yang dikutip oleh detikinet, Rabu (3/8/2005) melansir, para pakar keamanan memprediksi bahwa penyebaran virus ke komputer mobil dipastikan bisa terjadi suatu saat nanti."Jika smartphones dan komputer on-boards memiliki channel yang sama untuk transfer data, cepat atau lambat hacker akan menemukan kelemahan pada sistem operasi dari komputer on-board dan mereka akan menggunakannya," kata Yevgeni Kaspersky, kepala penelitian antivirus dari perusahaan asal Rusia, Kaspersky Lab.Hal terburuk yang mungkin terjadi adalah tidak berfungsinya kontrol performa mesin dan emisi, navigasi dan sistem hiburan pada mobil. Meski mobil masih bisa dikendarai, tetap harus dibawa ke bengkel dan me-reboot sistimnya.Penelitian menunjukkan, menyebar virus ke komputer auto tidaklah mudah. Meski begitu, para pembuat mobil mengatakan masalah ini menjadi perhatian serius bagi mereka.Para pembuat mobil selama ini selalu mengunggulkan sistim perlindungan yang mereka sertakan seperti airbag atau kendali motor. Tetapi sistim hiburan sejauh ini belum mempunyai perlindungan keamanan yang cukup.Perusahaan anti virus F-secure telah mencoba menjalankan virus mobile ke mobil Prius dari Toyota Motor Corp. pada awal tahun ini, tetapi tidak mampu menginfeksinya.
(wicak/)