Selasa, 12 Sep 2017 18:29 WIB

Ini Penyebab Ancaman Cyber Meningkat Pesat

Yudhianto - detikInet
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Bisa dibilang, era digital telah mendominasi berbagai sektor. Namun kita harus waspada, semakin tinggi kebutuhan akan online, makin tinggi pula ancaman cyber yang mengintai.

Apalagi sekarang banyak konsumen yang benar-benar memanfaatkan teknologi online di berbagai sisi kehidupannya. Istilahnya mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi tak lepas dari aktivitas online. Di sinilah peluang hadirnya ancaman cyber muncul, bahkan trennya meningkat seiring makin tingginya pengguna online.

"Cyber ini berisiko karena sisi journey-nya customer. Mereka benar-benar sudah terkonsolidasi, mulai dari bangun tidur. Mau beli apa-apa online dan digital. Cara kita mengakses finansial juga online," kata Yessie D. Yosetya, Direktur/Chief Service Management Officer, di Menara Prima, Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Sementara itu ancaman yang paling sering mengintai adalah disebut Yessie adalah fraud, atau penipuan yang memanfaatkan celah di penggunaan teknologi digital. Tapi biasanya fraud ini mengincar kelengahan pengguna digital.

Pelakunya pun beragam, namun yang mengkhawatirkan adalah bila salah satunya justru merupakan eks karyawan dari layanan yang digunakan oleh konsumen. Karena konsumen jadi lebih mudah terpedaya lantaran merasa mendapat informasi dari sumber yang dianggapnya terpercaya.

"Nomor satu fraud itu datangnya dari karyawan, eks karyawan, dan sumber lainnya yang mengerti kondisi di dalam perusahaan seperti apa. Selain itu dengan makin banyaknya serangan cyber, pelakunya juga makin terorganisasi," imbuh Yessie.

Mengacu pada fenomena di atas, XL mengambil inisiatif untuk membangun kewaspadaan atas ancaman cyber dengan menyelenggarakan forum diskusi bertajuk Risk & Control Forum, pada 13 September.

Tujuan forum ini adalah agar industri mencermati tren yang berlaku dan dan risiko-risiko yang membayangi. Peserta forum juga bisa saling berbagi pengalaman dan pengetahuan sehingga dapat meningkatkan kompetensi terkait hal tersebut.

"Sebagai salah satu pelaku industri telekomunikasi perlu untuk mencermati tren dan risiko terkait. Dengan mendiskusikan dan berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan risiko bisnis (risk and control), kami berharap para pelaku industri bisa saling berbagi pengalaman dan pengetahuan," kata Dian Siswarini, CEO XL.

Ini Penyebab Ancaman Cyber Meningkat PesatFoto: detikINET/Anggoro Suryo Jati


Dian juga menekankan pentingnya forum ini bagi pelaku industri financial technology (fintech). Menurutnya, pelaku industri fintech pun harus aware dengan segala resiko yang mungkin muncul dari sisi cyber.

Hal itu juga tak lepas dari pelaku industri fintech yang pastinya memperluas pengembangan bisnis menggunakan sarana platform digital, terutama dalam upaya memperbanyak pengguna. Jaminan atas keamanan data dan juga dana nasabah tentu menjadi perhatian utama pengguna ketika memilih jasa dan produk fintech. (yud/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed