Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bobol Sensor Sidik Jari Cuma Perlu Printer Rumahan

Bobol Sensor Sidik Jari Cuma Perlu Printer Rumahan


Yudhianto - detikInet

Foto: Michigan State University
Jakarta - Hadirnya sensor sidik jari di ponsel sejatinya memberi keamanan yang lebih baik bagi pengguna. Tapi siapa sangka kalau sensor sidik jari ternyata mudah diakali hanya dengan bermodalkan printer rumahan.

Temuan ini dibeberkan oleh dua orang mahasiswa dari Michigan University, Amerika Serikat. Menariknya, kedua mahasiswa itu tak membutuhkan perangkat canggih untuk bisa membobol akses sidik jari di ponsel. Modalnya hanya printer rumahan dan tinta berbahan konduktif.

Sebagai bahan percobaan, digunakan salah satu ponsel buatan Samsung yang sudah mengusung sensor sidik jari. Kemudian salah satu mahasiswa mencetak hasil scan sidik jarinya sendiri menggunakan printer rumahan yang dibekali tinta bersifat konduktif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya, hasil cetakan sidik jari tersebut didekatkan ke sensor sidik jari ponsel jadi bahan percobaan. Dan voila... Kunci layar ponsel pun terbuka.

Lantas apakah temuan ini bakal menimbulkan kekhawatiran? Pastinya, tapi meski cara sederhana ini berhasil mengakali sensor sidik jari di ponsel, sebenarnya proses paling pentingnya justru ada di sebelum pencetakan sidik jari oleh printer.

Proses yang dimaksud adalah ketika pemindaian sidik jari sebelum akhirnya dicetak. Sebagai informasi, sensor sidik jari di ponsel memiliki kemampuan pembacaan dengan resolusi sangat tinggi. Tujuannya agar guratan sidik jari bisa terbaca hingga detailnya.

Nah, artinya untuk bisa membobol sensor sidik jari di ponsel dibutuhkan scanner yang mampu memindai dengan resolusi sangat tinggi. Selain itu kebutuhan lainnya adalah tinta konduktif tadi yang tentunya punya kemampuan menghantarkan.

Secara keseluruhan cara membobol akses sidik jari ini sebenarnya tidak mudah-mudah amat. Namun temuan ini seharusnya tetap jadi pertimbangan produsen ponsel untuk mengembangkan keamanan akses sidik jari yang lebih baik lagi.

Karena meski cara yang sekarang terbilang merepotkan, potensi ancamannya sudah terlihat jelas. Cuma masalah waktu sebelum cara ini menjadi mudah dilakukan.


(yud/ash)




Hide Ads