Hal itu dikemukakan Kolonel David Lapan, juru bicara Pentagon, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Minggu (21/11/2010). "Kami sudah mengetahui, pada 8 April 2010, ada trafik internet (kami) yang di-reroute melalui China," ujarnya.
Namun hal yang masih belum jelas adalah, apakah insiden itu dibarengi dengan niat jahat atau tidak. Bahkan ia menegaskan tidak ditemuinya hal jahat dalam insiden tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, Beijing menyatakan ketidaksukaannya pada apa yang dilakukan komisi tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan pola pikir komisi tersebut bagaikan era 'Perang Dingin'.
Sedangkan China Telecom juga membuat pernyataan terpisah yang menyebutkan bahwa insiden itu bukanlah suatu kesengajaan. Mereka menolak jika disebut terjadi 'pembajakan' trafik internet, seperti yang disebutkan oleh komisi tadi.
Β
(wsh/rou)