Federal Bureau of Investigation (FBI), lembaga penyelidikan asal Amerika Serikat, memiliki banyak cara untuk meringkus penjahat. Salah satunya adalah menggunakan program jahat jenis Spyware.
Kasus terbaru yang terungkap mengenai penggunaan program jahat ini adalah untuk menangkap seorang pelaku pemerasan di AS. Seperti dikutip detikINET dari ComputerWorld, Selasa (21/4/2009), FBI diketahui menyusup ke komputer pelaku dan memasang program mata-mata itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menyusup dalam komputer target, CIPAV akan mengirimkan pesan yang mengandung alamat IP dan MAC sasaran. Selain itu informasi lain, termasuk beberapa dari Registry, akan dikirimkan ke komputer milik FBI.
Tidak diketahui bagaimana cara FBI menyusupi komputer sasarannya dengan CIPAV. Diduga spyware tersebut masuk dengan memanfaatkan kelemahan pada sistem komputer sebagaimana program jahat yang banyak beredar saat ini.
(wsh/wsh)