Gunung Anak Krakatau adalah 1 dari 6 gunung di Indonesia yang aktif berbarengan. Kenapa ya gunung berapi suka latah kalau ada yang aktif duluan?
Selain Gunung Anak Krakatau, gunung lain yang aktif dan erupsi adalah Gunung Lewotolok yang erupsi di Kabupaten Lembata, NTT; Gunung Sinabung di Sumatera Utara mengeluarkan asap kawah; Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT berasap putih, Gunung Merapi di DI Yogyakarta mengalami gempa guguran, dan Gunung Semeru di Jawa Timur juga erupsi.
Pakar Vulkanologi Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr Eng Ir Mirzam Abdurrachman ST, MT menjelaskan bahwa gunung api yang aktif berbarengan di Indonesia bukan sesuatu yang aneh dan ada penjelasan ilmiahnya. Penjelasan pertama adalah Indonesia berada di atas Ring of Fire, jalur gunung api dunia.
Semua gunung api di Indonesia berada di dalam jalur yang sama. Sehingga, aktivitas satu gunung bisa mempengaruhi gunung lain.
Penjelasan kedua, Ring of Fire juga merupakan kawasan rawan gempa. Gempa tektonik menurut Mirzam bisa memicu aktivitas vulkanik, tapi tidak berlaku sebaliknya.
"Saat terjadi gempa tektonik, dapur magma bisa terguncang. Dan kalau dapur magmanya sudah penuh, bisa terjadi erupsi. Tapi tidak sebaliknya, aktivitas vulkanik tidak memicu gempa tektonik," kata Mirzam kepada detikINET.
Penjelasan ketiga, kenapa gunung seolah-olah 'latah' dengan aktivitas gunung lain terkait dengan dapur magma. Jika ada 2 gunung yang dapur magmanya terhubung, besar kemungkinan gunung ini akan saling mempengaruhi.
"Gunung Agung dan Gunung Batur dapur magmanya terhubung, jadi kalau yang satu aktif, yang lain bisa ikutan. Kalau Gunung Merapi dan Merbabu walau dekat, dapur magmanya nggak tersambung," pungkasnya.
Simak Video "Video: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Jangkau Lampung hingga Jawa Barat"
(fay/fyk)