Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Astronaut Legendaris Diintai Cahaya Tak Dikenal di Bulan

Astronaut Legendaris Diintai Cahaya Tak Dikenal di Bulan


Fino Yurio Kristo - detikInet

060280 01: Astronaut Edwin
Foto: NASA/Liaison
Jakarta -

Astronaut legendaris Apollo 11, Buzz Aldrin, mengenang beberapa fenomena tak lazim yang ia dan krunya hadapi dalam misi pendaratan pertama di Bulan, berdasarkan dokumen terkait UFO yang baru dirilis pemerintah Amerika Serikat.

Aldrin, orang kedua yang menginjakkan kaki di Bulan, memaparkan tiga kejanggalan spesifik yang disaksikannya saat sesi evaluasi teknis kru, seminggu setelah mereka kembali dan mendarat dengan selamat di Bumi pada Juli 1969.

"Hal tak lazim pertama yang kami lihat, seingat saya, terjadi satu hari setelah perjalanan atau saat kami sudah cukup dekat dengan Bulan. Benda itu memiliki dimensi yang cukup besar, sehingga kami memantaunya dengan monokuler," ujar Aldrin. Para kru sempat berspekulasi benda tersebut adalah wahana peluncur Saturn V.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengamatan lain yang tak bisa dijelaskan muncul bertahap. "Saya tak tahu apakah saya melihatnya di malam pertama, tapi saya yakin melihatnya di malam kedua. Saya sedang mencoba tidur dengan semua lampu kabin dimatikan. Saya mengamati sesuatu yang tampak seperti kilatan-kilatan cahaya kecil di dalam kabin, yang muncul dengan jeda beberapa menit," ungkap Aldrin, yang kini berusia 96 tahun.

Dalam perjalanan pulang, dikutip detikINET dari New York Post, ia juga melihat sebuah sumber cahaya yang cukup terang, yang untuk sementara mereka asumsikan sebagai kemungkinan pancaran sinar laser.

ADVERTISEMENT

Penampakan aneh lainnya juga dilaporkan dalam misi bulan Apollo 12, yang merupakan misi pendaratan di bulan kedua dan diluncurkan beberapa bulan berselang pada November 1969.

Dokumen tersebut mengungkapkan bahwa para astronot memotret lima fenomena tak teridentifikasi yang berbeda dari permukaan Bulan. Sebuah citra yang telah dimodifikasi dan dirilis oleh Departemen Perang (Department of War) memperlihatkan beberapa cahaya terang yang mengambang di langit hitam di atas permukaan bulan.

Pentagon mulai merilis kumpulan dokumen tersebut dan mempersilakan publik menarik kesimpulan sendiri terkait fenomena anomali tak teridentifikasi. "Berkas-berkas ini, yang selama ini disembunyikan di balik status rahasia negara, telah lama memicu spekulasi yang masuk akal dan kini saatnya rakyat Amerika melihatnya sendiri," tegas Menteri Perang, Pete Hegseth.




(fyk/fyk)






Hide Ads