Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Ilmuwan Temukan Pergerakan Misterius di Dekat Inti Bumi

Ilmuwan Temukan Pergerakan Misterius di Dekat Inti Bumi


Rachmatunnisa - detikInet

inti Bumi
Foto: Express.co.uk
Jakarta -

Para ilmuwan mengungkap temuan baru yang mengejutkan dari kedalaman sekitar 2.900 kilometer di bawah permukaan Bumi. Di wilayah batas antara mantel dan inti Bumi, mereka menemukan pola pergerakan misterius yang selama ini sulit diamati.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal The Seismic Record ini memberikan gambaran paling jelas sejauh ini tentang aktivitas tersembunyi di bagian terdalam mantel Bumi. Di dalam Bumi, mantel tidak diam. Material batuan panas terus bergerak secara perlahan dan memicu pergeseran lempeng tektonik di permukaan.

Namun, studi terbaru menunjukkan bahwa di lapisan terdalam mantel, terjadi deformasi atau perubahan bentuk yang kompleks. "Variasi halus dalam perambatan gelombang seismik mengungkap pola deformasi tersembunyi," jelas para peneliti dalam studi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Temuan ini menunjukkan bahwa deformasi tersebut banyak terjadi di area tempat lempeng tektonik yang sudah tenggelam jauh ke dalam Bumi berkumpul. Wilayah ini berada tepat di atas batas inti dan mantel, salah satu zona paling ekstrem di planet ini.

Gunakan Data Seismik Global

Tim peneliti yang dipimpin Jonathan Wolf menggunakan lebih dari 16 juta data gelombang gempa dari berbagai belahan dunia untuk memetakan struktur ini. Data tersebut membantu mereka melihat bagaimana gelombang gempa bergerak berbeda tergantung arah, fenomena yang dikenal sebagai anisotropi seismik.

ADVERTISEMENT

"Kita tahu deformasi di mantel atas dipengaruhi pergerakan lempeng. Namun kita belum punya pemahaman skala besar untuk aliran di mantel terdalam, dan itulah yang ingin kami capai," kata Jonathan Wolf, geofisikawan UC Berkeley.

Penelitian ini mencakup hampir 75% wilayah mantel terdalam, menjadikannya salah satu studi paling komprehensif tentang bagian dalam Bumi. Hasilnya, ilmuwan menemukan tanda deformasi di sekitar dua pertiga area yang dianalisis.

Adapun penyebab kondisi ini masih diteliti. Para ilmuwan menduga deformasi ini bisa berasal dari dua hal, yakni 'jejak lama' dari lempeng tektonik yang tenggelam atau deformasi baru akibat tekanan ekstrem di dekat inti Bumi.

"Ini tidak terlalu mengejutkan, tapi pada skala ini belum pernah ditunjukkan sebelumnya," ujar Wolf.

Di kedalaman ini, suhu dan tekanan sangat tinggi hingga dapat mengubah struktur mineral, menciptakan pola baru dalam batuan. Hal ini juga berkontribusi pada perubahan sifat gelombang seismik yang diamati.

Dengan memetakan deformasi ini, ilmuwan berharap bisa lebih memahami bagaimana material di dalam Bumi bersirkulasi. Pengetahuan ini penting untuk menjelaskan berbagai fenomena, mulai dari pergerakan lempeng hingga aktivitas vulkanik.

Meski studi ini menjadi langkah besar, bagian dalam Bumi masih menyimpan banyak misteri. Peneliti menegaskan bahwa memahami dinamika mantel terdalam adalah kunci untuk mengungkap bagaimana planet ini bekerja dari dalam. Temuan ini menunjukkan bahwa bahkan jauh di bawah kaki kita, Bumi terus bergerak dengan cara yang kompleks-dan masih banyak yang belum kita ketahui.




(rns/rns)




Hide Ads
LIVE