Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Waduh, Toilet Artemis 2 Bermasalah Setelah Meluncur ke Bulan

Waduh, Toilet Artemis 2 Bermasalah Setelah Meluncur ke Bulan


Virgina Maulita Putri - detikInet

NASA astronaut Christina Koch adjusts her helmet visor next to CSA (Canadian Space Agency) astronaut Jeremy Hansen in the Orion crew capsule before the planned Artemis II launch mission to fly by the moon, at the Kennedy Space Centre in Cape Canaveral, Florida, U.S., April 1, 2026, in a still image from video.  NASA TV/Handout via REUTERS    THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY
Foto: via REUTERS/NASA TV
Jakarta -

Misi Artemis 2 milik NASA sedang dalam perjalanan ke Bulan setelah diluncurkan pada Kamis (2/4) pagi tadi. Namun, hanya beberapa jam setelah misi ini diluncurkan, astronaut yang ada di kapsul Orion melaporkan sistem toilet mereka bermasalah.

Astraonaut NASA Christina Koch, yang bertugas sebagai spesialis misi Artemis 2, melaporkan adanya masalah saat sedang menghidupkan bagian dari toilet kapsul Orion yang dinamai Universal Waste Management System.

"Kipas toilet dilaporkan macet," kata juru bicara NASA Gary Jordan dalam siaran langsung peluncuran misi Artemis 2, seperti dikutip dari Space.com, Kamis (2/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang tim di darat sedang menyusun instruksi tentang cara menjangkau area kipas dan membersihkan area tersebut untuk memperbaiki toilet agar misi dapat dilanjutkan," sambungnya.

Norm Knight, Director of Flight Operations NASA mengatakan kerusakan tersebut disebabkan oleh masalah sistem pengontrol di toilet. Namun, NASA mengonfirmasi bahwa astronaut masih bisa menggunakan toilet tersebut untuk buang air besar, tapi tidak untuk buang air kecil.

ADVERTISEMENT

"Sementara itu, mereka sedang mempersiapkan rencana darurat mereka-sistem pengelolaan kotoran cadangan mereka khusus untuk urin," kata Jordan.

Beberapa jam setelah Koch melaporkan toilet bermasalah ke Mission Control, tim di Bumi memberikan sejumlah instruksi untuk memperbaiki masalah tersebut.

"Senang melaporkan bahwa toilet sudah dapat digunakan. Kami menyarankan untuk membiarkan sistem mencapai kecepatan operasional sebelum mendonorkan cairan, dan membiarkannya aktif sebentar setelah donasi," kata Amy Dill dari Mission Control kepada Koch.

Toilet merupakan fasilitas mewah bagi astronaut Artemis 2 karena tidak pernah ada di misi NASA ke Bulan sebelumnya. Astronaut Apollo pada tahun 1960-an dan 1970-an tidak merasakan kemewahan tersebut karena harus buang air kecil dan besar ke dalam kantong plastik.

Toilet di kapsul Orion berukuran lebih kecil dibandingkan kamar mandi di International Space Station. Toilet itu dibenamkan di lantai kapsul Orion, dan dilengkapi sejumlah pegangan agar astronaut bisa buang air dengan stabil di kondisi gravitasi nol.




(vmp/vmp)




Hide Ads