Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Studi: Ulah Manusia Bisa Sebabkan Hari di Bumi Jadi Lebih Panjang

Studi: Ulah Manusia Bisa Sebabkan Hari di Bumi Jadi Lebih Panjang


Rachmatunnisa - detikInet

Bumi mencatat hari terpendek dalam sejarah karena rotasi lebih cepat, mengapa fenomena ini bisa terjadi?
Foto: BBC Magazine
Jakarta -

Tanpa disadari, durasi satu hari di Bumi perlahan semakin panjang. Menariknya, ilmuwan menemukan bahwa aktivitas manusia bisa menjadi salah satu penyebab utama fenomena ini.

Melansir dari ScienceAlert, perubahan ini terjadi karena rotasi Bumi melambat akibat perubahan distribusi massa di planet, yang dipicu oleh mencairnya es di kutub karena perubahan iklim. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa panjang hari di Bumi kini bertambah sekitar 1,33 milidetik per abad.

Angka ini terdengar kecil, tetapi disebut sebagai perubahan yang signifikan dalam skala geologi. Bahkan, laju perlambatan ini disebut belum pernah terjadi dalam jutaan tahun terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para ilmuwan menjelaskan bahwa mencairnya gletser dan lapisan es di kutub menyebabkan air menyebar ke seluruh planet, terutama ke wilayah ekuator. Perubahan distribusi massa ini membuat Bumi berputar lebih lambat.

"Model ini menangkap fisika perubahan permukaan laut," ujar Kiani Shahvandi, peneliti geosains, University of Vienna dan ETH Zurich.

ADVERTISEMENT

Selama ini, faktor utama yang memengaruhi panjang hari adalah tarikan gravitasi Bulan. Namun penelitian ini menunjukkan sesuatu yang mengejutkan. Jika tren saat ini berlanjut, dampak perubahan iklim akibat aktivitas manusia bisa melampaui pengaruh Bulan terhadap rotasi Bumi pada akhir abad ini.

Meski perubahan hanya dalam hitungan milidetik, efeknya bisa berdampak pada teknologi modern seperti GPS, satelit, hingga sistem waktu global. Hal ini karena sistem tersebut membutuhkan presisi waktu yang sangat tinggi.

Sebenarnya, panjang hari di Bumi memang tidak pernah benar-benar tetap. Banyak faktor yang memengaruhi, mulai dari pergerakan inti Bumi, atmosfer, hingga tarikan gravitasi Bulan. Namun, temuan terbaru ini menunjukkan bahwa manusia kini ikut berperan dalam mengubah sistem planet secara fundamental.

Penelitian ini menjadi pengingat bahwa dampak perubahan iklim tidak hanya terlihat dari suhu atau cuaca ekstrem, tetapi juga bisa memengaruhi hal mendasar seperti lamanya satu hari di Bumi.




(rns/rns)




Hide Ads