NASA sedang melakukan persiapan akhir menjelang misi Artemis 2 yang akan membawa astronaut ke Bulan untuk pertama kalinya dalam 50 tahun. Jika semuanya berjalan lancar, misi ini dijadwalkan meluncur pada 6 Februari 2026.
Dalam pengumuman terbaru dari NASA, roket Space Launch System (SLS) dan kapsul Orion yang akan membawa misi Artemis 2 ke Bulan akan dikeluarkan ke landasan peluncuran pada 17 Januari untuk pemeriksaan pra-peluncuran.
Kendaraan khusus Crawler-Transporter 2 milik NASA akan membawa roket SLS dan kapsul Orion dari Vehicle Assembly Building di Kennedy Space Center ke Launch Pad 39B. Walau jaraknya hanya 6,4 kilometer, proses ini bisa memakan waktu hingga 12 jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita semakin mendekati misi Artemis 2, dengan peluncuran yang sudah di depan mata," kata Lori Glaze, Acting Associate Administrator untuk Exploration Systems Development Mission Directorate NASA, seperti dikutip dari Space.com, Selasa (13/1/2026).
"Kita masih memiliki langkah-langkah penting yang harus ditempuh menuju peluncuran, dan keselamatan awak akan tetap menjadi prioritas utama kita di setiap tahapan semakin mendekati kembalinya umat manusia ke Bulan," sambungnya.
Setelah roket SLS dan kapsul Orion mencapai landasan Pad 39B, teknisi akan melakukan berbagai pengujian dan pemeriksaan. Salah satunya adalah uji pengisian bahan bakar yang dikenal sebagai gladi resik basah.
"Selama gladi resik basah, tim akan mendemonstrasikan kemampuan mengisi lebih dari 700.000 galon bahan bakar kriogenik ke dalam roket, melakukan hitung mundur peluncuran, dan latihan mengeluarkan bahan bakar dari roket dengan aman tanpa astronaut di lokasi," tulis NASA dalam pernyataan resminya.
Setelah gladi resik Artemis 2 selesai, anggota tim misi akan melakukan tinjauan kesiapan penerbangan, yang akan menilai status semua sistem yang dibutuhkan untuk peluncuran dan misi yang sukses. Setelah peninjauan selesai, NASA akan mengumumkan tanggal peluncuran resmi.
Tanggal peluncuran tersebut akan jatuh antara 6 Februari dan 10 April. Namun, dalam jendela waktu dua bulan itu hanya memuat 15 tanggal peluncuran potensial, dan belum ada kepastian sistem dan roketnya akan siap di jendela waktu tersebut.
Misi Artemis 2 akan membawa empat astronaut dalam perjalanan 10 hari mengelilingi Bulan dan kembali ke Bumi. Empat astronaut yang dimaksud adalah Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch dari NASA serta Jeremy Hansen dari Canadian Space Agency.
Walau tidak akan mendarat atau memasuki orbit di sekitar Bulan, Artemis 2 akan menandai kembalinya manusia ke wilayah sekitar Bulan sejak misi Apollo 17 pada Desember 1972.
(vmp/rns)