Bahaya, Puing Roket China Jatuh Tak Terkendali ke Bumi

Bahaya, Puing Roket China Jatuh Tak Terkendali ke Bumi

ADVERTISEMENT

Bahaya, Puing Roket China Jatuh Tak Terkendali ke Bumi

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 04 Nov 2022 07:16 WIB
Roket pembawa Long March 5B Y3 meluncur dari Pusat Peluncuran Luar Angkasa Wenchang di Provinsi Hainan, China selatan.
Bahaya, Puing Roket China Jatuh Tak Terkendali ke Bumi. Foto: Li Gang/Xinhua
Jakarta -

Pada awal Agustus silam, serpihan roket Long March 5B jatuh tak terkendali ke Bumi, dan salah satu puingnya ditemukan di Kalimantan. Kini, kejadian serupa berpotensi terjadi lagi walaupun area jatuh belum dapat dipastikan.

Seperti dikutip detikINET dari Live Science, China Manned Space Agency (CSMA) baru saja meluncurkan modul terakhir untuk stasiun antariksa Tiangong di 31 Oktober silam, memakai roket Long March 5B. Seperti sebelumnya, roket itu akan jatuh tidak terkontrol ke Bumi dalam beberapa hari ke depan.

Risiko roket itu membahayakan nyawa memang kecil, tapi tidak bisa dipandang remeh. "7 miliar orang berada dalam risiko bahwa serpihan roket China akan jatuh ke mereka," cetus Ted Muelhaupt, konsultan di The Aerospace Corporation.

Kebanyakan roket didesain supaya serpihannya jatuh ke laut atau tanah kosong, beberapa saat setelah diterbangkan, misalnya roket SpaceX. Namun untuk Long March 5B, China membiarkannya bagian core stage terus mencapai orbit, sampai jatuh sendiri tanpa dikontrol.

Namun orang tidak perlu cemas berlebihan. "Peluang kalian memenangkan lotere malam ini jauh lebih baik dibandingkan kejatuhan roket Long March 5B ini. Risikonya untuk satu individu adalah 6 banding 10 triliun. Sangat kecil," papar Ted.

Sebagian besar roket itu terbakar di atmosfer, tapi sekitar 20-40% serpihan akan jatuh ke Bumi. Pada awal Agustus, serpihan roket Long March 5B ditemukan jatuh di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Untuk mencegah bahaya dari roket yang jatuh tak terkendali, telah muncul desakan agar dibuat aturan hukum sehingga insiden semacam itu tidak terjadi lagi di masa depan.

"Realitasnya memang tidak ada hukum uang nyata secara internasional yang mengatur apa yang harus Anda lakukan dalam hal jatuhnya roket. Jadi tidak ada cara yang legal untuk mengendalikan hal itu," ujar Marlon Sorge, Executive Director for The Aerospace Corporation's Center for Orbital and Reentry Debris Studies.



Simak Video "Serpihan Roket China Long March 5B Dikabarkan Jatuh ke Bumi"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT