Puing Diduga Roket China Ditemukan di Sarawak, Ini Tindakan Malaysia

ADVERTISEMENT

Puing Diduga Roket China Ditemukan di Sarawak, Ini Tindakan Malaysia

Tim - detikInet
Kamis, 04 Agu 2022 07:28 WIB
Benda diduga serpihan roket China di Sanggau, Kalimantan Barat.
Puing diduga Roket China juga ditemukan di Sarawak. Foto: Dokumen Istimewa.
Sarawak -

Roket China yaitu Long March 5B jatuh di dekat Kalimantan dan puing-puingnya ditemukan baik di wilayah Indonesia maupun Malaysia. Di Malaysia, Kementerian Sains dan Teknologi memastikan dua obyek ditemukan di area Sarawak.

Tindakan yang dilakukan kemudian adalah menyelidiki apakah obyek itu mengandung radioaktif yang berbahaya. "Berdasarkan investigasi awal, ditemykan bahwa obyek pertama panjangnya sekitar 13 cm dan tidak memancarkan radiasi serta elemen radiokatif," kata mereka.

Penyelidikan pada obyek kedua juga mencapai kesimpulan yang sama. Seperti dikutip detikINET dari The Sun Daily, dua obyek itu pun dianggap aman untuk kepentingan penelitian lebih lanjut.

"Pengukuran dan hasil dari investigasi awal pada obyek kedua yang ada di area Niah, Miri, juga menunjukkan hasil yang sama," sebut Kementerian itu.

Di Indonesia, Dua potongan besi besar yang diduga kuat serpihan roket milik China dilaporkan jatuh di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar). Tim Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pun akan melakukan identifikasi terhadap benda yang diduga roket China tersebut.

"Iya sudah kita amankan di Polsek Sekayam, dan rencananya besok tim dari BRIN akan datang melakukan identifikasi terhadap serpihan ini," ujar Wakapolres Sanggau Kompol Novrial Alberti Kombo saat dihubungi detikcom, Rabu (3/8/2022).

Novrial mengaku belum berani memastikan apakah kedua serpihan besi itu puing roket milik China yang jatuh ke bumi Sabtu (30/1) lalu. "Kami belum berani berspekulasi mengenai benda ini sebelum ada pemeriksaan mendalam oleh pihak yang berkompeten," kata Novrial

Novrial mengatakan tim Jibom dan KBR Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalbar juga telah memeriksa serpihan yang diduga roket China itu menggunakan alat sertech dan Riideye. Pemeriksaan ini untuk memastikan logam itu tidak mengandung unsur peledak maupun paparan radiasi.



Simak Video "Serpihan Roket China Long March 5B Dikabarkan Jatuh ke Bumi"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT