Pesaing SpaceX Uji Layanan 5G di Luar Angkasa

Pesaing SpaceX Uji Layanan 5G di Luar Angkasa

ADVERTISEMENT

Pesaing SpaceX Uji Layanan 5G di Luar Angkasa

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 12 Okt 2022 15:46 WIB
Roket Falcon 9 SpaceX membawa satelit internet Starlink
Foto: Space.com
Jakarta -

Pesaing SpaceX, Lynk, berencana menawarkan layanan 5G di luar angkasa. Mereka menyalip SpaceX dengan menguji pangkalan seluler 5G.

"Tes ini akan menunjukkan kemampuan untuk mengirim sinyal 5G dari luar angkasa ke perangkat seluler standar di Bumi," tulis pejabat Lynk pada akhir September, dikutip dari Space.com, Rabu (12/10/2022).

Tes ini merupakan terobosan yang telah menandatangani kesepakatan dengan T-Mobile untuk layanan seluler. Tidak seperti Lynk, SpaceX belum memiliki persetujuan Federal Communications Commission (FCC). Sementara itu, Lynk mendapat persetujuan dari FCC hanya beberapa minggu yang lalu.

Lynk dan SpaceX berebut akses pasar bagi orang-orang yang tinggal di daerah pedesaan yang tidak memiliki akses ke layanan internet standar.

SpaceX memiliki ribuan armada satelit Starlink yang rencananya akan digunakan untuk memancarkan layanan internet broadband 5G, sementara Lynk memiliki rencana akses darurat melalui menara sel orbital.

Lynk sudah menguji layanan satelit-ke-telepon tahun lalu, dan meningkatkan layanan dengan cepat dalam upaya untuk tetap menjadi yang terdepan dalam persaingan di industri ini.

"Kami secara aktif menguji layanan satelit-langsung-ke-telepon di 12 negara di lima benua," kata Dan Dooley, Head of Commercial Lynk.

"Paten perusahaan memungkinkan menara sel yang mengorbit untuk terhubung dengan perangkat 5G standar di 55 negara," tambah mereka.

Layanan 5G menawarkan kecepatan generasi berikutnya dalam akses seluler untuk mendukung Internet of things. Lynk sudah menawarkan radio yang dirancang software untuk dapat bergerak di antara kecepatan 2G dan 4G yang lebih lambat.

SpaceX, sementara itu, baru-baru ini mengeluh kepada FCC tentang rencana untuk membuka pita 12 gigahertz ke pesaing 5G lainnya, Dish, dengan alasan bahwa menggunakan frekuensi akan mengganggu komunikasi yang ada pada satelit Starlink.



Simak Video "Elon Musk Pastikan SpaceX Tetap Danai Internet Starlink Gratis di Ukraina"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT