Misteri Relief Tersembunyi di Borobudur yang Sengaja Ditutup

ADVERTISEMENT

Eureka!

Misteri Relief Tersembunyi di Borobudur yang Sengaja Ditutup

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 28 Jun 2022 18:12 WIB
Objek wisata Candi Borobudur
Misteri Relief Tersembunyi di Borobudur yang Sengaja Ditutup (Foto: Fitraya Ramadhanny/detikcom)
Jakarta -

Candi Borobudur memiliki 2.672 panel relief tentang perjalanan Sang Buddha. Pahatan relief ini diperkirakan mencapai panjang 6 kilometer. Di antara relief tersebut, ada relief tersembunyi bernama relief Karmawibhangga yang sengaja ditutup.

Relief Karmawibhangga tersembunyi di kaki candi, dan hanya sebagian panel yang bisa dilihat. Keseluruhan relief tersebut berjumlah 160 panel dan sebagian besar sisanyaa tertutup oleh bebatuan.

"Saat ini yang dibuka itu yang sisi tenggara. Jadi kalau teman-teman ke Candi Borobudur, masuk dari sisi timur kemudian ambil kiri arah selatan, itu yang 160 panel dibuka, tapi yang lainnya ini (relief Karmawibhangga) ditutup," kata Brahmantara, pakar pengkaji dan pelestari Borobudur dalam live streaming Eureka! Rahasia Borobudur.

Disebutkan Brahmantara, ada dua argumen terkait alasan ditutupnya relief Karmawibhangga. Argumen pertama mengatakan relief ditutup karena adegan pada relief dianggap berkaitan dengan asusila. Sedangkan argumen kedua, alasan ditutupnya relief sebenarnya terkait aspek konstruksi untuk memperkuat bangunan Candi Borobudur.

"Tapi melihat fakta dan beberapa riset setelahnya, alasannya lebih cenderung terkait aspek teknis. Jadi bagian selasar yang kemudian digunakan sebagai elemen untuk menutupi relief ini, dari aspek konstruksi berfungsi sebagai kontrol. Jadi ada beberapa relief yang belum selesai itu memang pada saat itu ada ancaman longsor jadi segera ditutup oleh selasar tadi," jelas Brahmantara.

Ia menambahkan, dari 160 panel yang dibuka saja, jika kita telaah, ada banyak pengetahuan dan cerita yang bisa kita gali. Brahmantara sendiri mengaku sangat kagum melihat relief di Candi Borobudur dan membayangkan bagaimana pahatan-pahatan penuh cerita itu dibuat.

"Bayangkan saja di abad ke-8, aktivitas maupun ajaran yang ada di 160 panel ini masih sangat relevan dengan kondisi sekarang. Ini kan berbicara tentang hukum karma sebab akibat. Sampai saat ini pun di kehidupan kita sehari-hari gambaran tentang relief ini masih sangat relevan," kata Brahmantara.

"Kita tidak tahu desain arsitekturnya Borobudur saat itu bagaimana, mereka melakukan kontemplasi, merumuskan detail apa saja yang kemudian mereka pahatkan, sehingga sampai saat ini sebagian besar pengetahuan tentang berbagai bidang tertuang di sini, luar biasa dan sangat lengkap," tutupnya.



Simak Video "Rahasia Borobudur"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT