3 Hal yang Masih Jadi Perdebatan Ilmuwan, Salah Satunya Menguap

3 Hal yang Masih Jadi Perdebatan Ilmuwan, Salah Satunya Menguap

Aisyah Kamaliah - detikInet
Rabu, 18 Mei 2022 21:42 WIB
Ekspresi bayi menguap
Ekspresi bayi menguap (Foto: Instagram)
Jakarta -

Sains kerap mengungkap sisi misteri dari suatu hal. Akan tetapi, tetap ada sejumlah hal yang menjadi rahasia dan belum bisa dipecahkan sains secara 100%. Contohnya bahkan ada di dekat dengan kita atau yang sering kita lakukan setiap hari.

Berikut ini adalah tiga hal yang belum bisa dijelaskan secara saintifik sebagaimana ditulis IFL Science, Rabu (18/5/2022).

1. Menguap

Kamu mungkin pernah dengar bahwa menguap terjadi karena tubuh butuh lebih banyak oksigen di darah. Akan tetapi gagasan ini dibantah pada 1987.

Gagasan modern mengungkap bahwa menguap dilakukan untuk mendinginkan otak untuk bersiap tidur, tetapi ada banyak teori lain. Salah satunya ketika manusia menghadapi situasi sulit.

"Orang yang melakukan sky-dive mengatakan bahwa mereka cenderung menguap sebelum melompat. Petugas polisi mengatakan mereka menguap sebelum memasuki situasi yang sulit," kata Adrian Guggisberg, seorang profesor ilmu saraf klinis di Geneva University, kepada New York Times.

Namun, mungkin saja menguap tidak memiliki kaitan efek fisik sama sekali, teori lain mengatakan bahwa menguap merupakan fenomena psikososial.

2. Naik sepeda lepas tangan

"Jika kamu naik sepeda, dan kamu memegangnya dengan tangan kamu lalu melepaskannya, itu akan jatuh, bukan? Tapi sebenarnya ada kecepatan di mana ia tidak akan jatuh" ucap Jason Moore, asisten profesor teknik biomekanik di University of Technology Delft, di Belanda.

Tergantung pada siapa pada ahli mana kamu bertanya, semua punya jawaban tersendiri soal naik sepeda lepas tangan dan tidak jatuh. Seorang fisikawan mungkin akan membahas soal efek giroskopik dari roda, seorang insinyur mungkin meletakkannya ke bahan atau geometri sepeda, sementara ahli biomekanik mungkin berbicara tentang postur dan posisi pengendara yang tepat. Akan tetapi, masalahnya kamu bisa saja tidak memperhatikan semua hal itu dan sepeda akan tetap stabil sambil lepas tangan.

3. Mengapa manusia punya bokong?

"Hanya manusia yang memiliki bokong," jabar Heather Radke, jurnalis dan penulis buku Butts: A Backstory.

Bagian otot dan tulang (dari masalah ini) dipelajari dengan cukup baik. Otot-otot itu besar, mereka adalah otot terbesar di tubuh kamu... separuh lainnya (dari pertanyaan seputar bokong) adalah lemaknya dan ini jauh lebih rumit atau setidaknya kurang diketahui," sambungnya.



Simak Video "Cara Agar Bisa Lebih Bahagia Menurut Sains"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)