Seperti Hulk, BRIN Kembangkan Radiasi Gamma

Seperti Hulk, BRIN Kembangkan Radiasi Gamma

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 04 Apr 2022 13:20 WIB
Ilustrasi Sinar Laser
Ilustrasi. Foto: iStock
Jakarta -

Kita mengenal sinar gamma identik dengan salah satu superhero Avengers, Hulk. Dia berubah menjadi raksasa hijau akibat terpapar radiasi sinar gamma. Sinar gamma ada di dunia nyata lho. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bahkan sedang mengembangkan radiasi Gamma berbasis skandium-46 pengganti kobalt-60.

Dikutip dari Live Science, Senin (4/4/2022) sinar gamma adalah bentuk radiasi elektromagnetik, seperti gelombang radio, radiasi inframerah, radiasi ultraviolet, sinar-X, dan gelombang mikro.

Salah satu materi yang membentuk petir ini dapat diproduksi oleh empat reaksi nuklir yang berbeda, yaitu fusi, fisi, peluruhan alfa, dan peluruhan gamma. Sinar gamma juga umum digunakan untuk keperluan medis. Lalu, untuk apa BRIN mengembangkan radiasi gamma?

Peneliti Ahli Utama, Pusat Riset Teknologi Radioisotop, Radiofarmaka dan Biodosimetri (PRTRRB) - Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN) - BRIN Duyeh Setiawan mengatakan, radiasi sinar ini digunakan untuk gamma scanning dalam proses produksi.

Untuk diketahui, keberlangsungan proses produksi menjadi salah satu faktor yang sangat penting dan harus dijaga dengan serius dalam dunia industri, agar tidak terjadi kerusakan.

Hal ini dikarenakan kerusakan pada peralatan akan mengganggu proses produksi dan pada akhirnya menimbulkan kerugian. Ditambah lagi jika kerusakan yang terjadi tidak diketahui lokasinya, sehingga solusi yang mungkin ditawarkan adalah menghentikan proses produksi, kemudian dicari sumber kerusakannya.

Solusi seperti ini tentunya sangat dihindari oleh pelaku industri, karena hal ini akan menghentikan proses produksi dan mendatangkan kerugian yang besar bagi pihak industri.

Agar terhindar dari kemungkinan terjadinya kerugian dikarenakan berhentinya produksi untuk mendeteksi kerusakan peralatan, maka diperlukan teknologi deteksi kerusakan yang dapat digunakan tanpa mengganggu aktivitas produksi, yaitu gamma scanning.

Selanjutnya: Mengenal Gamma Scanning dan Proses Pengembangannya