Surprise! Peneliti Temukan Bagian Baru dalam Tubuh Manusia

Surprise! Peneliti Temukan Bagian Baru dalam Tubuh Manusia

Aisyah Kamaliah - detikInet
Minggu, 26 Des 2021 16:13 WIB
Beautiful positive happy young woman showing biceps isolated over grey background
Surprise! Peneliti Temukan Bagian Baru dalam Tubuh Manusia. Foto: Getty Images/iStockphoto/DeanDrobot
Jakarta -

Peneliti menemukan adanya bagian baru dalam tubuh manusia, dan keberadaannya menjadi hal yang menarik untuk dibahas. Kamu juga bisa mengeceknya langsung, loh! Penemuan ini kemudian dipublikasikan di jurnal Annals of Anatomy.

Para peneliti telah mengkonfirmasi keberadaan lapisan otot di rahang manusia yang sampai sekarang luput dari perhatian ahli anatomi. Otot baru ini adalah bagian ketiga yang lebih dalam dari otot masseter. Ini adalah otot rahang yang paling menonjol.

Untuk menemukannya, kamu bisa menekan tangan ke bagian belakang rahang saat kamu mengunyah. Kamu akan merasakannya bergerak.

Melalui analisis lebih dari 24 kepala manusia yang termasuk subjek hidup dan 12 kepala yang diawetkan dalam formaldehida, telah ditetapkan melalui studi baru bahwa otot masseter ternyata memang memiliki tiga bagian berbeda, bukan dua.

"Bagian dalam dari otot masseter ini jelas dapat dibedakan dari dua lapisan lainnya dalam hal jalur dan fungsinya," kata Szilvia Mezey, dari Departemen Biomedis di Basel University, Swiss.

Otot masseter memiliki lapisan superfisial (S), dalam (D), dan lebih dalam (C = koronoid). Foto: Jens C. Türp, UZBOtot masseter memiliki lapisan superfisial (S), dalam (D), dan lebih dalam (C = koronoid). Foto: Jens C. Türp, UZB via Science Alert.

Dikutip dari Science Alert, nama Musculus masseter pars coronidea, atau bagian coronoid dari masseter, telah diusulkan untuk lapisan otot baru oleh para peneliti, karena melekat pada proses otot (coronoid) rahang bawah. Cara serat otot di Musculus masseter pars coronidea disusun menunjukkan bahwa bagian anatomi yang baru ditemukan memainkan peran penting dalam menjaga kestabilan rahang bawah.

Sementara itu, mamalia lain juga memiliki lebih dari dua lapisan pada kelompok otot ini. Kendati demikian, tidak jelas apakah ada yang fungsinya sama dan setara dengan Musculus masseter pars coronidea. Yang menambah kemisteriusan bagian ini, pada simpanse tidak ditemukan Musculus masseter pars coronidea.

Penemuan ini menciptkan terjadinya pembaruan catatan anatomi manusia. Plus, dengan penelitian lebih lanjut, identifikasi lapisan otot ini dapat membantu semua jenis prosedur bedah dan perawatan terapi yang melibatkan rahang bawah.



Simak Video "Studi Plasma Konvalesen: Bisa Jadi Alternatif Namun Efektifitasnya Rendah"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/rns)