Ilmuwan Temukan Organ Baru di Tubuh Manusia!

Ilmuwan Temukan Organ Baru di Tubuh Manusia!

Aisyah Kamaliah - detikInet
Jumat, 23 Okt 2020 16:06 WIB
Para dokter di Belanda menemukan sesuatu di persimpangan hidung dan tenggorokan. Kemungkinan ini bakal jadi organ baru manusia.
Ilmuwan menemukan kemungkinan organ baru manusia. Foto: The Netherlands Cancer Institute
Jakarta -

Para dokter di Belanda menemukan sesuatu di persimpangan hidung dan tenggorokan. Kemungkinan, ini bakal jadi organ yang baru ditemukan pada manusia.

Mereka menemukan kelenjar ini secara kebetulan. Pemindaian lanjutan terhadap pasien kanker prostat di rongga hidung berdampak pada penemuan yang mengejutkan yakni dua struktur datar dan pipih yang tampak seperti kelenjar ludah.

"Orang-orang memiliki tiga set kelenjar ludah yang besar, tapi tidak di sana," kata ahli onkologi radiasi Wouter Vogel dalam siaran persnya.

"Sejauh yang kami tahu, kelenjar ludah atau mukosa di nasofaring berukuran kecil secara mikroskopis, dan lebih dari 1.000 tersebar merata di seluruh mukosa. Jadi, bayangkan betapa terkejutnya kami ketika kami menemukan ini," sambungnya sebagaimana melansir Business Insider India, Jumat (23/10/2020).

Dari pembedahan mayat, terungkap bahwa strukturnya memang mirip dengan kelenjar ludah yang diketahui, yang terletak di bawah lidah, di telinga, dan di belakang rahang.

Dalam studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam 'Radiotherapy and Oncology', Vogel dan rekannya mengusulkan penamaan organ baru yang potensial tersebut dengan sebutan 'kelenjar tubarial'. Ini didasarkan kedekatannya dengan benjolan yang dikenal sebagai torus tubarius.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menentukan apakah struktur baru ini adalah kelenjar ludah mayor atau minor, tetapi penemuan bagian tubuh yang sebelumnya tidak diketahui tetap menarik untuk didalami.

Temuan ini seperti menemukan satu kepingan puzzle dari susunan tubuh manusia yang sebenarnya belum tereksplorasi secara sempurna. Untuk menjadikan 'kelenjar tubarial' sebagai organ yang baru ditemukan, butuh penelitian lebih untuk menggali informasi mengenai fungsi dan keunikannya.



Simak Video "Keren! Pertama Kali di Dunia, Kirim Organ Tubuh Pakai Drone "
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)