Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Mudik Lebaran Tanpa Terjebak Macet, Ini Aplikasi yang Wajib Dipakai Pemudik

Mudik Lebaran Tanpa Terjebak Macet, Ini Aplikasi yang Wajib Dipakai Pemudik


Tim - detikInet

Ilustrasi arus mudik
Foto: ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA
Jakarta -

Seiring sudah memasuki libur lebaran, mudik lebaran diprediksikan mulai memasuki puncaknya, di mana itu ditandai dengan kepadatan kendaraan di berbagai ruas jalan. Nah, bagi pemudik ada tips agar kalian tidak terjebak dalam kemacetan.

Bagi pemudik yang menggunakan transportasi darat, baik kendaraan pribadi maupun angkutan umum, mengetahui situasi jalan menjadi hal penting sebelum dan selama perjalanan. Informasi lalu lintas secara real-time dapat membantu pengendara menghindari titik macet, mencari rute alternatif, hingga menyesuaikan waktu keberangkatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, pemudik dapat memanfaatkan berbagai aplikasi navigasi di ponsel untuk memantau kondisi jalan. Dengan memanfaatkan aplikasi ini, pemudik dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik, memilih jalur yang lebih lancar, serta memperkirakan waktu tempuh secara lebih akurat.

ADVERTISEMENT

Berikut empat aplikasi yang bisa dimanfaatkan pemudik untuk menghindari kemacetan saat akan pulang ke kampung halaman seperti dikutip dari CNN Indonesia:

1. Google Maps

Aplikasi ini tidak hanya membantu navigasi, tetapi juga menampilkan tingkat kepadatan lalu lintas dengan kode warna, seperti biru untuk arus lancar, kuning untuk lalu lintas cukup padat, dan merah untuk kondisi macet. Selain itu, Google Maps juga menyediakan informasi lokasi rest area, SPBU, bengkel, hingga stasiun pengisian kendaraan listrik.

2. Waze

Waze yang juga populer di kalangan pengendara. Aplikasi ini mengandalkan laporan pengguna untuk memberikan informasi lalu lintas secara real-time. Pengemudi dapat saling berbagi informasi mengenai kemacetan, kecelakaan, hingga keberadaan pos polisi di sepanjang jalan.


3. Travoy

Aplikasi Travoy dari Jasa Marga dapat menjadi pilihan. Aplikasi ini menyediakan informasi lalu lintas di jalan tol, termasuk gangguan perjalanan, rekayasa lalu lintas, hingga pemeliharaan jalan. Travoy juga terhubung dengan pusat kendali Jasa Marga sehingga pengguna dapat memantau kondisi tol melalui tayangan CCTV.

4. Tol Kita

Tol Kita yang dikembangkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR juga dapat digunakan untuk memantau kondisi jalan tol. Aplikasi ini menyediakan peta jaringan tol di Indonesia, informasi tarif terbaru, serta akses ke kamera CCTV di sejumlah ruas tol.

Dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi tersebut, pemudik dapat meminimalkan risiko terjebak kemacetan selama perjalanan. Persiapan yang matang, termasuk memanfaatkan teknologi, dapat membantu perjalanan pulang kampung menjadi lebih aman, nyaman, dan efisien.




(agt/agt)






Hide Ads