Ngeri! Gletser Himalaya Mencair Makin Cepat Akibat Pemanasan Global

Ngeri! Gletser Himalaya Mencair Makin Cepat Akibat Pemanasan Global

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 21 Des 2021 22:46 WIB
Gletser Himalaya
Gletser Himalaya Mencair Makin Cepat Karena Pemanasan Global Foto: (iStock)
Jakarta -

Gletser di Himalaya mencair dengan kecepatan yang luar biasa dalam beberapa dekade terakhir karena pemanasan global. Hal ini mengkhawatirkan karena mengancam pasokan air untuk jutaan orang di Asia dan berpotensi mendorong kenaikan permukaan air laut.

Berdasarkan studi yang diterbitkan di jurnal Scientific Reports, peneliti menemukan bahwa lapisan es besar di Himalaya menyusut 10 kali lebih cepat dalam 40 tahun terakhir ketimbang tujuh abad sebelumnya.

Hilangnya es dari hampir 15.000 lapisan es di Himalaya terjadi sangat cepat jika dibandingkan dengan bagian lain di dunia, bahkan peneliti menyebut bahwa tingkatnya sudah luar biasa.

"Temuan kami dengan jelas menunjukkan bahwa es kini menghilang dari gletser Himalaya di level setidaknya 10 kali lebih tinggi dari level rata-rata dalam beberapa abad sebelumnya," kata penulis studi dari University of Leeds School of Geography Jonathan Carrivick, seperti dikutip dari Cnet, Selasa (21/12/2021).

"Percepatan tingkat kehilangan ini baru muncul dalam beberapa dekade terakhir, dan bertepatan dengan perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia," sambungnya.

Pegunungan Himalaya kadang disebut sebagai kutub ketiga Bumi karena memiliki jumlah gletser es ketiga terbesar di dunia setelah Antartika dan Arktik.

Mencairnya es di Himalaya tidak hanya mengancam pertanian dan pasokan air untuk jutaan orang di Asia, tapi juga berkontribusi terhadap kenaikan level permukaan air laut yang mengancam komunitas yang tinggal di daerah pesisir.

Carrivick dan rekannya menggunakan foto satelit dan model digital untuk merekonstruksi hampir 15.000 gletser Himalaya ke bentuk dan ukuran seperti di Zaman Es Kecil yang terjadi 400-700 tahun yang lalu. Mereka menemukan area total yang diselimuti es menyusut sekitar 40% dari puncaknya hingga hari ini.

Penyusutan sekitar 40% ini setara dengan 390 sampai 586 kilometer kubik es, yang jika mencair bisa meningkatkan level permukaan air laut 0,92 sampai 1,38 mm.

Menurut peneliti, penyebab utama gletser Himalaya meleleh lebih cepat adalah perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia, serta temperatur laut yang lebih tinggi. Perubahan musim hujan di Asia Selatan juga memiliki peran dalam menghilangnya es di Himalaya.

Berdasarkan data satelit NASA, level permukaan air laut global akan naik antara 60 cm sampai 180 cm pada tahun 2100. Ilmuwan sudah memperingatkan bahwa permukaan air laut akan terus naik ke level yang berbahaya jika pemanasan global mengalami kenaikan hingga 3 derajat Celsius.



Simak Video "Kilat Berwarna Merah Tertangkap Kamera Seorang Fotografer China"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)