Evakuasi Dramatis Tim Robotika Putri Afghanistan dari Kabul

Evakuasi Dramatis Tim Robotika Putri Afghanistan dari Kabul

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 21 Agu 2021 17:49 WIB
Afghan Dreamers
Evakuasi Dramatis Tim Robotika Putri Afghanistan dari Kabul. Foto: IFL Science
Doha -

Afghan Dreamers, tim robotika putri Afghanistan yang kesulitan keluar dari negara ketika Taliban berkuasa, akhirnya bisa dievakuasi dengan selamat. Mereka kini selamat di Qatar.

Sebelumnya, sembilan anggota Afghan Dreamers ini harus berjuang berhari-hari agar dapat dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Mereka memohon kepada Pemerintah Kanada, khususnya ditujukan Perdana Menteri Kanada Justi Trudeau, tetapi Qatar yang pada akhirnya mau menerima para talenta teknologi ini.

Dalam sebuah pernyataan organisasi tim induk, Digital Citizen Fund (DCF), seperti dikutip dari BBC, Sabtu (21/8/2021) Afghan Dreamers meminta bantuan Pemerintah Qatar sejak 12 Agustus, tiga hari sebelum Ibu Kota Kabul jatuh ke tangan Taliban.

"Ketika kami mendengar bahwa Kabul akan jatuh, kami menghubungi kementerian (luar negeri Qatar) dan mereka segera mempercepat visa untuk mengevakuasi mereka (Afghan Dremers-red)," ujar Anggota Dewan DCF, Elizabeth Schaeffer Brown.

Kini, Afghan Dreamers yang rata-rata berusia 15-19 tahun ini sudah berada di Doha, Qatar. Tidak hanya anggota tim, seorang guru yang mendampingi mereka juga turut diangkut dari Kabul yang kondisinya semakin memburuk.

"Mereka merawat Afghan Dreamers dengan sangat baik. Penerbangan keluar dari Kabul hanyalah akhir dari perjalanan di mana keselamatan menjadi perhatian," tutur Elizabeth.

Belum diketahui bagaimana ke depannya perjalanan Afghan Dreamers usai dievakuasi. Tetapi, sejumlah universitas di seluruh dunia, termasuk beberapa di Amerika serikat menawarkan beasiswa kepada tim robotika ini.

Afghan Dreamers menjadi pemberitaan besar di 2017, saat mereka dilarang masuk ke AS, sebelum akhirnya menyabet medali perak di kompetisi robotika FIRST Global Challange di Washington, AS.

Afghan Dreamers telah menghasilkan sejumlah penemuan unik sejak empat tahun lalu. Inovasi yang mereka buat di antaranya termasuk ventilator murah yang dioperasikan dengan tangan untuk pasien COVID-19. Ventilator ini memanfaatkan suku cadang bekas mobil Toyota Corolla tua.



Simak Video "Kontribusi Moorissa Tjokro untuk Indonesia: Edukasi Generasi Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/agt)