Antibodi COVID-19 Ditemukan pada 40% Populasi Rusa Liar AS - Halaman 2

Antibodi COVID-19 Ditemukan pada 40% Populasi Rusa Liar AS

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 10 Agu 2021 07:46 WIB

Infeksi alami

Masih belum jelas bagaimana paparan ini terjadi. Menurut penelitian, orang mungkin secara langsung menularkan virus ke rusa melalui kegiatan pemotretan, penelitian lapangan, pekerjaan konservasi, wisata satwa liar, dan lainnya.

Sumber air yang terkontaminasi, di sisi lain, mungkin juga menjadi jalur transmisi virus. SARS-CoV-2 dapat menginfeksi berbagai hewan, bukan hanya rusa. Infeksi COVID-19 pada berbagai hewan pun telah didokumentasikan, termasuk anjing, kucing, harimau, gorila, dan cerpelai.

Wabah pada hewan pertanian dan domestik telah menimbulkan beberapa kekhawatiran, meskipun wabah dapat dikendalikan melalui vaksinasi dan pemusnahan. Menangani hewan liar seperti rusa, bisa jauh lebih menyulitkan.

Meskipun penularan dari rusa ke manusia tampaknya tidak mungkin terjadi, demikian juga dengan hewan liar dan hewan peliharaan lainnya, mungkin saja hewan secara diam-diam membawa virus dan menyebabkan wabah COVID-19 di masa depan. Oleh karena itu, untuk saat ini, studi tambahan diperlukan sebelum sesuatu dapat dikonfirmasi.

"Hewan tampaknya tidak memiliki peran penting dalam penyebaran SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19, ke manusia. Kemungkinan penularan COVID-19 ke manusia melalui hewan, seperti rusa, sangat kecil," tutup USDA.

(rns/afr)