Mengenal Surya Pethak yang Bikin Orang Indonesia Gampang Menggigil

Mengenal Surya Pethak yang Bikin Orang Indonesia Gampang Menggigil

Tim - detikInet
Senin, 02 Agu 2021 13:58 WIB
Terik matahari
Mengenal Surya Pethak yang Bikin Orang Indonesia Gampang Menggigil. Foto: ThinkStock
Jakarta -

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyebutkan, fenomena surya pethak atau Matahari tampak memutih berpotensi terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Fenomena surya pethak diduga menyebabkan suhu Bumi termasuk di Indonesia lebih dingin.

Mengutip laman Edukasi Sains Antariksa LAPAN, efek dari surya pethak dapat membuat orang di atas Bumi lebih mudah kedinginan dan menggigil.

"Manusia akan mudah menggigil," kata peneliti LAPAN Andi Pangerang, dikutip dari CNN Indonesia, Senin (2/8/2021).

Selain itu, tumbuhan juga tidak dapat tumbuh dengan optimal dan kejadian tersebut dapat berlangsung paling lama 7 hingga 40 hari.

Menurut Andi, fenomena surya pethak adalah saat matahari merona putih selama siang hari sejak terbit hingga terbenam. Jika dikaitkan dengan musim, surya pethak umumnya hanya terjadi di musim-musim penghujan, yang saat itu penguapan air cenderung tinggi sehingga kabut awan lebih mudah terbentuk.

"Surya pethak hanya bisa terjadi jika kualitas udara di lokasi pengamatan kurang baik, dan dari sisi meteorologis, lokasi tersebut tertutup kabut awan, sehingga penghamburan (scattering) tidak sekuat ketika langit bersih dan cerah," katanya.

Adapun penyebab munculnya surya pethak karena letusan gunung berapi dan perubahan sirkulasi air laut yang dapat mempengaruhi penguapan dan pembentukan awan.

Secara harfiah, surya 'pethak' bermakna Matahari tampak memutih. Surya 'pethak' dapat dimaknai sebagai alam sunya ruri atau siang hari yang temaram seperti malam hari. Siang hari yang dimaksud di sini adalah dihitung sejak Matahari terbit hingga terbenam.

Menurut Andi, sinar Matahari yang biasa kemerahan ketika terbit dan terbenam akan Memutih. Sedangkan ketika Matahari meninggi, sinar Matahari tidak begitu terik dikarenakan terhalang oleh semacam kabut awan.


* Artikel ini sebelumnya tayang di CNNIndonesia.com.



Simak Video "Kata LAPAN soal Fenomena Surya Pethak yang Diprediksi Akan Terjadi "
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)